You Can See Me?

3D-graphics_Gray_Texture_016438_

————————————————————————————————————-

Title : You Can See Me? <part 1>

Author: Jung Wyn Ah

Genre: Romance, Comedy, Horror (Maybe T^T)

Cast:

✿ Jessica Jung

✿ Park Chanyeol

✿ Zhang Yixing

Other Cast: Cari di ceritanya yah ^^

Rating : PG-13

Disclaimer: Cerita ini murni dari pemikiran aku loh!. bahkan sampai posternya pun juga bikinin aku juga.. sebenernya ini cerita buat selingan sambil nunggu Forgotten Love part 2, karena sepi jadi au tambahin cerita dulu. Castnya sih milik Tuhan sama orang tuanya :D please comment yeah!

————————————————————————————————————-

Author pov’s

“Lihat, si Ice Barbie datang” ucap beberapa orang sambil setengah berbisik.

“Kajja kita pergi.. Aku takut dengannya, auranya sangat dingin” setelah berbicara begitu beberapa orang langsung pergi menjauh dari seorang yeoja yang dipanggil ‘ice barbie‘ itu.

Jessica Jung, seorang yeoja yang sangat dingin dan arogan, Bahkan saking dingin dan arogannya dia tidak pernah mempunyai teman. Jangannya berteman, semua orang selalu menjauh dari dirinya.

Sebenarnya tidak ada yang salah dari seorang Jessica Jung. Suaranya indah, parasnya cantik, badannya ramping hampir mirip dengan barbie. Alasan dia dijauhi karena sifatnya yang arogan dan dingin itu.

“Minggir. aku mau duduk disini” belum beberapa lama Jessica datang di kampusnya dia sudah mencari masalah dengan sekumpulan yeoja.

“Mwoya! Ini tempatku! Cari tempat lain sana.” yeoja yang bernama Tiffany itu langsung menatap Jessica dengan tajam.

“Fany-ah.. Janngan mencari masalah dengan Jessica. Kau mau cari mati?!” yeoja yang berada disebelah Tiffany langsung memukul tangan Tiffany pelan sambil berbisik padanya.

“Wae? memangnya apa yang yeoja ini bisa lakukan terhadapku Taeyeon-ah?” ucap Tiffany dengan nada mengejek Jessica.

Jessica yang melihat itu langsung menggeser kasar meja di depan Tiffany dan mendekat kearahnya.

“Dengar yah murid baru. Kalau kau tidak mau cari mati sebaiknya kau pergi dari sini. Atau leher dan tanganmu akan kupatahkan.” ancam Jessica sambil mendorong Tiffany dengan sangat kasar sehingga dia terjatuh.

“Awh! Dasar kau! Ice Barbie! Wajahmu saja yang cantik! Tapi sifat dan kelakuanmu tidak sama se-”

PLAK!!

Jessica menampar Tiffany sebelum dia selesai bicara. Melihat Tiffany yang meringis kesakitan Jessica mengalihkan pandangannya ke Taeyeon sambil memberikan smirk tajamnya.

“Taeyeon-sshi.. Kau ketua osis bukan? Bisakah kau membawa teman sok beranimu ini menjauh dariku? Sebelum mulutnya aku robek, lebih baik kau membawanya pergikan?” ujar Jessica datar dan langsung duduk di tempat yang daritadi diperebutkannya dengan Tiffany.

“Fany-ah.. Sudah ku bilang jangan mencari masalah dengannya. Dia itu jago karate dan tinju. Bahkan guru-guru pun takut dengannya. Kajja kita cari tempat lain” ucap Taeyeon setengah berbisik takut kalau Jessica mendengarnya.

Begitulah keseharian Jessica, selalu di takuti ataupun di jauhi oleh orang-orang. Sebenarnya waktu pertama kali Jessica masuk ke kampus ini, banyak namja yang langsung terpikat olehnya. Bahkan banyak yeoja yang ingin menjadi temannya. Namun saat mengetahui sifat Jessica semua itu dikubur dalam-dalam oleh semua orang dikampus.

Setiap Jessica lewat, semua orang pasti menjauh. Saat istirahat semua orang dikantin yang melihat kehadirannya memilih menghindar darinya. Kesendirian, itulah yang selalu Jessica rasakan. Bahkan dirumah pun dia selalu sendiri, orangtua Jessica hanya perduli pada pekerjaan mereka, tidak pada Jessica. Sendirian mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari Jessica, baik di kampus maupun dirumahnya.

“Hai Sooyeon. Sendirian lagi?” ucap seorang namja yang suaranya sudah tidak tersengar asing bagi Jessica, Park Chanyeol.

Well, sebenarnya Jessica memang jarang sendirian karena namja itu. Chanyeol selalu berusaha mendekati Jessica. Bahkan hampir setiap saat dia melihat Jessica dia selalu menhampiri atau mengodanya. Walau sudah berkali-kali dia patah tulang karena Jessica. Namun tetap saja Chanyeol berusaha menjadi dekat dengannya.

Jessica pov’s

“Hai Sooyeon. Sendirian lagi?” ucap seorang namja yang suaranya sudah tidak asing lagi bagiku, Park Chanyeol.

“Tenang Jessie.. Jangan kau ladenin namja gila seperti itu” ucapku kecil sambil berusaha menenangkan diri.

“Sooyeonnie… Aku berbicara denganmu!” kali ini kudengar suaranya sudah mulai mendekat, bahkan bisa dibilang dia berada disampingku.

“Gosh. Park Chanyeol apa kau tidak sayang dengan badanmu itu? perlu berapa kali lagi aku mematahkan tulangmu sampai kau menjauh dariku?” ucapku sambil menatapnya tajam. Tatapan seperti entahlah, mungkin tatapan ‘segera menjauh dariku karena aku muak denganmu

“calm down Sooyeonnie.. Aku hanya ingin makan bersamamu itu saja” belum sempat aku menolak dia langsung duduk di sebelahku dan langsung makan seenaknya.

Dari semua orang dikampus ini, hanya dia satu-satunya namja terbodoh yang pernah kutemui. Sebenarnya dia itu populer kan di kampus ini?! Lihat saja kumpulan yeoja tolol di belakang kami. Tapi aku tidak mengerti kenapa namja disebelahku ini terus-terusan menggangu hidupku, walau sudah sering kali dia kumasukkan kerumah sakit karena patah tulang. Tapi tetap saja dia selalu mendatangi dan mendekatiku.

“Sooyeon.. Mengapa kau selalu dingin denganku?”

“…”

“Bisakah kau baik padaku?” lagi dan lagi.. Pertanyaan anehnya itu selalu terucap dari mulutnya. Arrgh! Rasanya aku sudah mulai gila.

“Sooyeonnie.. Kau itu cantik tau, hanya saja sifatmu itu loh yang membuat semua ora-”

PLAK!!

“YA! BISAKAH KAU TIDAK MENGURUSIKU DAN MENJAUH DARIKU?! Dan jangan sok akrab denganku! Namaku Jessica! Bukan Sooyeon.” ucapku sambil berteriak setelah membungkam mulutnya dengan tamparanku yang lumayan kencang.

“hehe.. Mianhe aku kan hanya ingin menjadi dekat denganmu Soo- ani, Jessica-yah” ucapnya sambil tertawa kecil. Namja ini benar-benar sudah gila, tamparanku yang meninggalkan cap 4 jari dipipinya itu masih bisa membuatnya tertawa?! Mimpi apa aku bisa bertemu dengan namja gila seperti ini?

“terserah! Minggir kau. Aku mau pulang. Dan jangan mengikuti ataupun menghalangiku!” ucapku sambil mengambil tas serta hoodieku dan berjalan keluar kampus terkutuk ini.

BUK..

“Awh! Ya! Kau bisakan jalan pakai matamu! apa kau tidak punya mata?!” Baru saja aku berjalan keluar dari pintu gerbang dan sekarang aku menabrak seorang namja yang sepertinya bukan orang korea.

“m-m-mianhe agasshi.. Anu.. Apa kau tau dimana-”

“cari saja sendiri atau tanya orang lain.” ucapku memotong perkatannya dan meninggallkannya disana seperti orang bingung.

Sebenarnya selalu sendiri itu membuatku tersiksa. Kalian fikir ada apa orang yang bisa hidup sendiri tanpa teman atau pasangan? Padahal saat memasukki masa kuliah aku sudah bertekad untuk mencari teman. Tapi entah kenapa sepertinya sifatku selalu membuatku gagal mencari teman. Jangankan teman, berpacaran saja seumur hidup aku belum pernah. Mungkin sifatku yang seperti ini juga karena orangtuaku, entahlah mereka seperti tidak perduli padaku.

TIN… TIN….

“Agasshi!! Awas!!”

apa-apaan ini.. Kenapa semuanya berwarna putih? Apa yang terjadi padaku? Aah! Aku ingat . Tapi tadi kenapa banyak orang yang mengerumuniku? Dan lagi kenapa namja aneh itu memegangi kepalaku?

“Jessica..” eeh? Seperti ada yang memanggilku, tapi siapa?

Samar-samar aku melihat seorang namja menhampiriku dengan deretan cahaya yang menyilaukan mata.

“Matikan cahaya itu. Kau tidak tahu apa kalau itu membuat matamu silau” ucapku ketus sambil mencoba menghalangi mataku dari silauan cahaya itu.

“Hehehe.. okay aku hilangkan. Namaku Minseok” ucapnya sambil mengulurkan tangannya.

“Aku tidak bertanya siapa namamu. Dan kenapa kau tau namaku”

“Kalau kau masih bersikap seperti itu maka akan susah untukmu menjalankan misi sebelum kau masuk ke surga loh.” ucapnya sambil tersenyum.

“mwoya. Misi apa lagi? Aku itu mau pulang kerumah bukan pergi ke surga.” ucapku sambil melihat sekelilingku. Tidak ada ujung jalan, pepohonan atau trotoar yang biasanya kulewati saat pulang kerumah. Hanya dinding dan lantai putih yang tak berujung.

“Ini ada dimana?” tanyaku saat menyadari keanehan yang aku alami.

“Kau berada di alam lain Jessica-sshi. Kau sudah meninggal karena kecelakaan mobil. Apa kau tidak ingat?”

“Tunggu dulu. Meninggal? Kecelakaan mobil? Oh Gosh, lelucon apalagi ini” ucapku sambil mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi padaku.

“Kau sudah meninggal Jessica-sshi.. Karena kecelakaan mobil.. Dan ini bukan lelucon tapi kenyataan.” kutatap matanya tajam, tapi sepertinya dia berkata jujur. Bukannya bagus kalau aku meninggal? Jadinya aku tidak perlu berurusan dengan orang-orang terkutuk dikampusku lagi kan?

“Kau kira dengan kau meninggal kau bisa menjauh dari teman-teman dikampus mu ,eoh?” ucapnya sambil memberikan smirknya.

Great! You can read my mind. Are you an angel or something? Now what?” ucapku dengan menggunakan bahasa inggris yang fasih.

“aku tidak bisa bahasa inggris. Bisakah kita bicara dengan bahasa korea? hehe” namja yang bernama Minseok ini hanya melihatku dengan cengiran khasnya itu.

“gurae. Sekarang kau mau aku melakukan apa? Bukannya aku sudah meninggal?” ucapku malas.

“sebelum kau masuk ke surga, kau harus mencari teman dulu. Mungkin mencari seorang pasangan sejati?”

“mwo? Jadi aku harus bangkit lagi? Masuk lagi ketubuhku dan mencari teman?” tanyaku tak mengerti.

“Ani imnida..” ucapnya sambil tersenyum.

“lalu? Argh.. You’re driving me nuts! Bisakah kita langsung ke topik pembicaraan?” ucapku sambil menatapnya memelas.

“kau harus kembali ke bumi dan mencari teman bahkan mencari pasangan hidupmu, baru setelah itu keputusan yang akan diberikan padamu menunggu di surga.”

“arra! Tapi bagaimana cara aku kembali ke dunia? Kau tadi bilang aku sudah meninggal. Masa aku harus hidup lagi?”

“Kau.. Kembali ke dunia, sebagai arwah. Atau dengan kata lain hantu. Tenang saja, kau tidak akan menjadi hantu seperti di film horror yang seram seperti itu. Kau akan menjadi hantu dengan dirimu yang sekarang.”

“MWOYA?! eotokkhe orang-orang bisa melihat aku kalau aku saja menjadi hantu?!” Teriakku tak percaya.

“Hehe.. Tenang saja.. Akan ada 2 orang yang bisa melihatmu nanti. 2 orang itu adalah orang yang akan membantu tugasmu. Sekarang aku harus pergi.. Annyeong!” ucapnya sebelum akhirnya dai menghilang.

“YA! Minseokki! Namja berpipi bakpao?! Eoddiga?! Pipi Bakpao?” Teriakku sambil mencari-cari Minseok tapi hasilnya nihil, karena Minseok tidak muncul-muncul.

Tebak aku ada simana sekarang. Pemakaman, yah aku melihat diriku yang sedang dikubur. Ada orangtuaku yang sedang menangis disana dan beberapa kerabat kerjanya. Serta oppaku, Jung Yonghwa sedang menahan tangis disana. Mungkin memang benar kata beberapa orang. Kalau seseorang itu sudah tidak ada barulah dia di perdulikan. Aku hanya bisa melihat Appa dan Eommaku yang menangis meraung-raung sambil memeluk fotoku.

Ada beberapa teman kampusku yang datang, pastinya itu atas suruhan sonsaengnim yang ada di kampus itu. Beberapa dari orang itu aku melihat Chanyeol yang tampaknya biasa-biasa saja atau bisa dibilang melihat batu nisanku sambil tersenyum kecut. Apa dia gila? Aku meninggal dan dia hanya tersenyum?

“Hey, kau tidak mau kesana? hehe aku tau Jessica sunbae itu mungkin orang yang dingin.. Yah walaupun aku baru 3 hari berada di Korea tapi dia orang pertama yang kutemui dan kurasa dia bukan orang yang jahat kan.” ucap seseorang dari belakangku dan berhasil membuatku tersentak.

“eoh? Kau bisa melihatku??” Ucapku sambil memutarkan badanku dan melihatnya.

Dan dia, hanya bisa mundur perlahan sambil mengekspresikan mukanya yang sepertinya terkejut melihat kehadiranku.

————————————————————————————————————-

Hehehe.. ini baru part pertama sih.. Cerita ini idenya aku gatau darimana tiba-tiba muncul di otak aku.. Mungkin sehabis ini aku bakalan ngepost yang Forgotten Love part 2.. hehe aku udah nentuin couplenya dari hasil voting yang kemaren. Walaupun cuman dikit yang voting tapi aku udah gapunya waktu lagi.. udah deadline. Kalau ga diselesaiin sekarang bisa-bisa itu ga selesai sama sekali, soalnya diptak aku udah banyak banget cerita yang pengen aku bikin ^^

Mohon di comment yah.. Siapa tau ini ceritanya jelek T^T makanya aku butuh pendapat dari readers sekalian.. Hehehe.

10 thoughts on “You Can See Me?

  1. kyaaa baguuuuus^^ lanjutkan chinguuu ::)))) jessica pantes sih jadi kejam gitu tapi dia kasian gapunya temen. lanjutkan^^

  2. ollo! komen ulang soalnya itu komen kemaren gak masuk xd
    genrenya seruu ffuffu~ suka sama ceritanya, eh itu si sica jadi hantu cantik hhahhaa.. penasaran sama chap selanjutnya.. cmiwiiw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s