You Can See Me? part 2

3D-graphics_Gray_Texture_016438_

————————————————————————————————————

Title : You Can See Me? <part 2>

Author: Jung Wyn Ah

Genre: Romance, Comedy, Horror (Maybe T^T)

Cast:

✿ Jessica Jung

✿ Park Chanyeol

✿ Zhang Yixing

Other Cast: Cari di ceritanya yah ^^

Rating : PG-13

Disclaimer: ini cerita hasil karya aku sendiri, jadi aku mohon jangan di jiplak ataupun di bash yah:/ aku disini cuman menulis apa yang ada di otakku aja, kalo gasuka sama cast-nya jangan di bash, kalian kan bisa request trus nanti aku bisa bikin cerita baru dengan cast yang kalian minta, lagian kalo kalian nge-bash aku kan gaada gunanya juga.. ceritanya udah aku post dengan cast itu kan? hehe please comment after you read it ^^

happy reading ^^

————————————————————————————————————

preview:

“Hey, kau tidak mau kesana? hehe aku tau Jessica sunbae itu mungkin orang yang dingin.. Yah walaupun aku baru 3 hari berada di Korea tapi dia orang pertama yang kutemui dan kurasa dia bukan orang yang jahat kan.” ucap seseorang dari belakangku dan berhasil membuatku tersentak.

“eoh? Kau bisa melihatku??” Ucapku sambil memutarkan badanku dan melihatnya.

Dan dia, hanya bisa mundur perlahan sambil mengekspresikan mukanya yang sepertinya terkejut melihat kehadiranku.

——————————–

“Je-Jes… Je.. Jessica.. Sun-..Su-….sunbae?!!” teriak seseorang yang saat ini sedang berbicara dengan pohon, dan karena hasil teriakkannya semua orang yang sedang bersedih langsung melihat ke arahnya dengan tatapan aneh bahkan ada yang menyuruhnya diam.

Jessica pov

“Je-Jes… Je.. Jessica.. Sun-..Su-….sunbae?!!” teriaknya sehingga sukses membuatku menutup kuping.

Setelah dia membungkuk meminta maaf kepada semua orang disana dan tidak ada lagi yang melihat kearahnya aku langsung menarik dia ke belakang pohon.

Kalian pasti bingung kenapa aku bisa menariknya padahal sekarang aku menjadi hantu kan? Aku sendiri juga bingung, tapi si Minseok pipi bakpau itu aku bisa memegang ataupun dilihat oleh 2 orang yang nanti akan membantuku, sedangkan orang lain tidak bisa melihatku, paham kan?

“Su..s- Sunbae.. Ke..Ken..Ken-Kenapa bisa ada disini?” tanyanya sambil terbata-bata karena melihat wujudku yang sekarang tembus pandang ini.

“YA! KAU BISA TIDAK BICARA YANG BENAR?! Dan jangan berteriak namaku di depan banyak orang seperti tadi!! Kalau mereka mengira kau gila bagaimana?! Dan lagi kalau kau dimasukkan kerumah sakit jiwa siapa yang akan membantuku?!!” omelku sambil berteriak didepan mukanya, dia hanya bisa menunduk ketakutan karena omelan dariku.

Tapi ajaibnya sepuluh detik kemudian dia mengangkat kepalanya lagi dan tersenyum kepadaku dengan ceria pula.

“Aigo.. Sepertinya kau memang sudah gila” ucapku singkat sambil membalikkan badanku darinya.

“Kalaupun dibilang gila tapi aku senang, karena ini pertama kalinya kan sunbae berbicara sepanjang itu? hehe” ucapnya sambil terkekeh kecil. Tapi kalau dipikir-pikir dia memang benar, ini pertama kalinya aku bicara panjang seperti itu, apalagi sama dia, orang yang aku tidak tahu siapa namanya.

“Shikkeuro!” balasku sambil memperlihatkan death-glareku kearahnya.

“Mianhe sunbae, tapi death glare-mu itu tidak mempan olehku hehe” dan lagi.. Namja didepanku ini hanya bisa terkekeh pelan, gosh kenapa aku harus selalu dikelilingi oleh orang gila seperti dia? Belum cukup apa hanya dengan Chanyeol?

“Chanyeol?” gumamku pelan sambil kembali melihat kearah kuburanku dan bingo! Chanyeol sedang menatap ke arahku, atau lebih tepatnya dia melihat ke arah namja asing disebelahku ini. Apa dia bisa melihatku juga? Ah tapi kalau dia bisa melihatku harusnya dia seperti namja asing ini kan? Ah.. Molla, memikirkan hal ini membuatku gila.

Chanyeol pov

“Sooyeon?” gumamku kecil saat melihat ke arah namja yang tadi berteriak.

Sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan teriakkan namja aneh itu, tapi begitu mendengar dia menyebut nama ‘Jessica’ dan ternyata saat aku melihat ke arahnya, ada Sooyeon disana dan dia tampak baik-baik saja! Tidak ada perubahan sama sekali, rambutnya tetap pirang, matanya tetap seperti serigala, hidung serta mulutnya utuh, tidak ada bekas luka di wajahnya, badannya masih sama seperti dulu, tangannya juga lengkap bahkan pakaiannya juga sama seperti 3 hari lalu, tapi tunggu dulu!

“K-kaki Sooyeon melayang?!” ucapku kecil tapi aku yakin teman disebelahku bisa mendengarnya.

“Mwoya?! Kaki siapa yang melayang? Aigo Chanyeolli jangan mengada-ngada, kau tau kan aku benci dengan hal mistis seperti itu! Datang kesini saja aku sudah takut karena apa? ini tempat dimana semua orang yang meninggal tidur disini! hiih” oceh sahabatku -Baekhyun panjang lebar.

Saat aku menoleh lagi ke arah pepohonan ternyata tatapanku bertemu dengan tatapan Sooyeon noona, apa dia juga tau kalau aku sedang menatapnya? Dan lagi kenapa namja asing itu seperti berinteraksi dengan Sooyeon noona?!

End pov

Author pov

“Jadi.. apa yang sunbae mau lakukan setelah ini?” ucap namja yang daritadi mengikuti arah kemana Jessica pergi padahal jika orang lain melihatnya, namja itu sudah disangka orang gila.

“Molla” jawab Jessica singkat sambil duduk di bebatuan dekat danau.

Upacara pemakan serta penangisan atas kematian Jessica sudah selesai 2 jam yang lalu, walaupun masih ada keluarganya disana, tapi Jessica memutuskan untuk pergi dari sana dan memikirkan cara agar dia bisa cepat-cepat menyelesaikan misinya itu.

“Kau tidak berubah sunbae” ujar namja itu sambil terkekeh kecil.

“Sunbae sunbae! Aku punya nama! Namaku Jessica! Jadi berhenti memanggilku sunbae!” omel Jessica sambil menatap namja itu tajam.

“Hehe arraso Jessica noona, namaku Zhang Yixing, kau bisa memanggilku Lay aku berasal dari China dan baru saja-”

“Cukup tidak usah dilanjutkan” potong Jessica dengan cepat.

“Aku baru saja datang dari China dan mendapat pertukaran pelajaran disini jadi maaf kal-”

“Kubilangkan cukup! Kau tuli atau apa sih?!” omel Jessica sambil memukul tangan Lay dengan keras.

“Jadi maaf kalau aku tidak terlalu bisa berbahasa korea, bangapsumnida!” lanjut Lay sambil tersenyum manis ke arah Jessica, bagi yeoja lain saat melihat senyuman Lay pasti mereka akan meleleh. Tapi lain dengan Jessica, yeoja satu ini sudah kehabisan kesabaran karena Lay yang tidak mendengarkannya.

PLAK!!

“YA! KAU ITU TULI?! SUDAH AKU BILANG BERHENTI KAN?!” teriak Jessica sambil menampar Lay dengan keras, sebenarnya kalau tidak menjadi hantu pasti saat ini Lay sudah masuk kerumah sakit karena patah tulang, tapi saat ini Jessica sedang menjadi hantu dan kekuatannya sudah pasti terbatas.

“Auwh.. Appo noona.. Tapi aku senang karena dengan begini noona berbicara lebih panjang denganku.” ucap Lay sambil mengelus pipinya sambil tertawa kecil.

“Kau senang sedangkan aku tidak” ucap Jessica dengan datar sambil terus melempar bebatuan kecil ke arah danau yang mereka duduki itu sambil menunggu sunset.

“Jadi.. Tadi saat noona sedang panik, noona bilang aku bisa membantumu untuk melakukan sesuatu, kira-kira apa yang bisa aku bantu?” tanya Lay saat pipinya sudah terasa tidak perih lagi.

“Eh? Aah.. Aniya.” jawab Jessica cepat sambil kembali berjalan meninggalkan Lay yang ikut berdiri saat melihat Jessica berdiri.

“Eoddigaseyo noona?”

“Molla”

“Aku lebih suka kalau noona berbicara dengan nada yang panjang” ujar Lay sambil menyamakan langkahnya dengan bayangan Jessica. Tentu saja bayangan, sekarangkan Jessica sudah menjadi hantu, dan kakinya tidak nampak ke tanah, dan lagi bayangannya itu hanya bisa di lihat oleh orang yang melihatnya.

“Whatever..” jawab Jessica malas

“Tapi.. Sekarang noona mau tinggal dimana? Dan lagi kau belum menjawab pertanyaanku kan? Mem-”

“Shikkeurro”

“Memangnya noona kenapa tidak pergi ke surga? Eh tapi kalau noona pergi nanti aku tidak ada yang menemani kan? La-”

“Ya! Zhang Yixing! Tidak bisa kah kau mendengarkanku?!” teriak Jessica sambil bersiap-siap menampar Lay tapi setelah meliaht Lay yang menutup matanya ketakutan akhirnya Jessica tidak jadi menampar Lay.

“Lupakan saja.. Jadi, apa kau disini sudah punya apartemen?” tanya Jessica sambil menatap Lay yang membuka matanya perlahan.

“Eeoh? Em.. Aku tinggal bersama sepupuku, tenang saja dia yeoja kok noona.. Jadi kalau kau tidak punya tempat tinggal kau boleh tinggal di-”

“Lay-aah, bisakah kau tidak berbicara panjang lebar begitu? Aku hanya bertanya ‘apakah kau disini sudah punya apartemen?’ ” ulang Jessica sambil menarik nafas dalam-dalam.

“Aah.. Ne, mianhamnida noona.. Jadi, apakah kau sudah punya tempat tinggal?” tanya Lay lagi.

“Aku? aku tinggal bersama orangtuaku, tapi tadi kau lihat sendirikan itu pemakaman siapa, jadi sepertinya aku tidak punya tempat tinggal.” jawab Jessica dengan panjang, Entah kenapa kalau bersama Lay pasti Jessica tidak bisa menjawab dengan ketus seperti dia berbicara dengan yang lainnya.

“Jadi.. Apa noona mau tinggal di apartemenku?” tanya Lay sambil menunduk karena takut di tampar oleh Jessica lagi (* Jessica unnie kejam banget main tampat-tampat terus*/dipukul reader*)

“Gurae, karena hanya kau yang bisa melihatku, tapi ada syaratnya. Kau harus membantuku”

—————–^^^^^^^^^^———

Lay pov’s

“Noona.. Aku pulang..” teriakku saat berjalan masuk kedalam apartemenku dan noona-ku, catat noona-ku yang ini adalah sepupuku loh, bukan Jessica noona.

“Ah.. Kau sudah pulang? hiks..”

“Noona?! K-kenapa noona menangis?” ucapku sambil segera berlari ke arahnya dan memberikan tissue.

“Aniya.. Sebenarnya ini hanya karena Jessica” ucap noonaku sehingga membuat aku melihat ke arah Jessica noona yang sedang melihat ke arah kami dengan tatapan datar tapi ada arti kebingungan.

“Jessica noona? Memangnya kenapa?” tanyaku penasaran.

“Aku bahkan belum sempat mengucapkan terimakasih padanya, tapi dia sudah pergi secepat ini.. B-Bahkan hiks.. A-aku sudah jahat sekali tidak pernah mengajaknya berbicara..” cerita Taeyeon noona sambil terus menangis.

“Ya! Tanyakan dia, untuk apa berterima kasih kepadaku?” Jessica noona yang sedari tadi diam dibelakangku sekarang memukul lenganku sambil menunjuk-nunjuk Taeyeon noona.

“Berterima kasih untuk apa?”

“Sekitar sebulan yang lalu.. Saat aku ada pesta topeng, aku hampir jadi korban pemerkosaan kalau bukan karena Jessica, sebenarnya dia tidak tau kalau itu aku karena aku memakai topeng, tapi aku tau benar kalau yang menolongku adalah Jessica, dan lagi betapa bodohnya aku, aku malah melarikan diri dari sana, meninggalkan Jessica yang bertarung sendiri tanpa berterima kasih, kabar yang aku dengar setelah itu Jessica diopname dirumah sakit selama 3 hari.. hiks.. a-aku benar-benar merasa bersalah padanya..”

“Bilang padanya kalau aku sudah memaafkannya, waktu itu aku diopname dirumah sakit karena kecapaian, bukan karena menolongnya” ucap Jessica noona lagi

“Kenapa kau tidak bilang sendiri saja sih noona?” ucapku dengan kesal, padahal mereka berhadap-hadapan, tapi aku seperti kotak surat yang menyampaikan pesan mereka.

“N-ne? Bilang sendiri bagaimana?” tanya Taeyeon noona dengan bingung, Aigo Zhang Yixing, kenapa kau begitu bodoh sih?!

“Eeh? A-a-aniya noona..” jawabku sambil terbata-bata sementara Jessica noona sudah menatapku dengan horor.

“Maaf yah noona, aku ada tugas banyak dan sangat lelah, aku mau tidur dulu yah!” teriakku sambil berlari memasukki kamar, tapi sebelum masuk, aku menengok ke arah Taeyeon noona dan aku melihat Jessica noona tersenyum lembut ke arahnya, senyuman yang paling manis yang pernah kulihat.

Krek (*anggep suara nutup pintu)

“Aigo! Noona?! Wae guraeyo?! Aish, aku hampir terkena serangan jantung kau tau?” ucapku sambil setengah berteriak, kalian bayangkan saja, siapa yang tidak kaget kalau beberapa detik tadi aku masih bisa melihat Jessica noona didekat Taeyeon noona, dan sekarang dia ada di hadapanku, secara tiba-tiba pula.

“Kau lupa aku ini apa?” jawab Jessica noona dengan cuek dan langsung melihat-lihat isi kamarku.

“Aku tidak tidur disini kan?” tanya Jessica noona memastikan.

“Eh? Tentu saja tidak, kau tidur dikamar sebelah, itu seharusnya buat tamu tapi noona.. Kau kan hantu? Bahkan tembok saja bisa kau tembus, bagamana cara kau tidur?” Setelah bertanya begitu Jessica noona juga sepertinya ikut memikirkan cara dia tidur, jangankan tidur, sekarang badannya saja tembus pandang, walaupun tidak benar-benar tembus pandang hanya samar-samar saja, tapi teteap saja. Bahkan tembokpun bisa ditembus olehnya, bagaimana cara dia tidur nanti?

“Ah molla, aku pergi dulu yah!” ucap Jessica noona tiba-tiba.

“Eoddiga?” tanyaku penasaran.

“Molla, sepertinya ada yang memanggilku..” setelah mengucapkan itu Jessica noona benar-benar menghilang dari hadapanku.

————————————————————————————————————

Hai! Sesuai janji kan? aku bakalan rutin ngebikin ff ini sampai selesai juga dengan yang “Forgotten Love” baru abis itu aku hiatus! hehe maaf yah kalo hiatusnya rada lama nanti..

Nah.. Karena aku udah nepatin janji aku, kini gantian readers yang ngedukung aku melalui koment di cerita ini, biar aku tau cerita ini tuh kaya gimana😀

Ada yang penasaran ga sama siapa yang manggil Jessica? (*readers:engga)

Kalo ada yang nanya kenapa disini Taeyeon aku tag juga, karena disini Taeyeon ada peran penting jugaa! keke apakah peran penting dari Taeyeon? di tunggu aja yah next chapternya! Jangan lupa komen yah!

14 thoughts on “You Can See Me? part 2

  1. pertamax? wkwkwkwk xD
    makin seru nih cuman emang kecepetan ya alur ceritanya, kurang panjang ihh :l
    penasaran sama yg manggil itu siapa, ahh semoga chanyeol juga bisa liad sica xD ditunggu part selanjutnyaaa~ cmiwwiiw

  2. Wahahaha.. Gakpapa, readers bakal setia nungguin chingu sampe selesai hiatusnya. Pada komplen kurang panjang nih, aq juga month bilang gitu kekeke. Karya yang bagus biar ditulis sepanjang apapun juga pasti masi kurang aja kalo liat tiga huruf itu #baca: TBC

    Oia salam kenal chingu^^

  3. Aahh.. iya makasih yah ^^ nanti kalo aku udah selesai hiatus pasti ff ini bakalan banjir sama ff jadi tenang aja yah ^^.. iya aku tau kok ini emng kurang panjang ^^ nanti di chapter 3 nya baru aku panjangin lagi, itu biar jadi mosteri biar readers pada penasara hihi..
    salam kenal juga yah ^^

  4. Ceritanya kependekan thor kurang panjang hehehe penasaran sama lanjutannya jangan lama2 yaa soalnya ceritanya makin menarik😉

  5. em……
    yg ini sama yg forgotten love lagi aku berentiin dulu ._. soalnya aku kehilangan jalan ceritanya jadi yah begitu :3 kayanya aku udah pernah bilang deh >.<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s