(Sequel) Noona! Saranghae~♡ Chansica vers.

chansica sequel

Title : (Sequel) Noona! Saranghae~♡ Chansica vers.

Author: Jung Wyn Ah

Genre: Romance, Sad

Pairing:

♡ChanSica (Chanyeol-Jessica)

Other cast:

-Chen

-Yuri

Disclaimer: No Bash, No Plagiat and please comment. Yah kalian bayangin aja kalo kalian itu bikin cerita terus ada yang baca, tapi gaada yang koment itu kan nyesek banget, makanya itu tuh yang bikin banyak author kadang males bikin ff, aku juga begitu:/

Happy reading yah!

———————————————————————

“Noona!!” teriak seorang namja dengan tubuh jangkung sambil berlari mendekati kearah yeoja yang berada sekitar 2 meter dihadapannya.

“Wae?” jawab yeoja ini dengan tatapan bingung.

“Apa kau mau memenuhi janjumu?” ucap namja itu sambil tersenyum nakal.

“Memenuhi apa? Janji apa? Aku tidak berjanji apapun kan?” jawab yeoja itu lagi sehingga membaut namja didepannya menghela nafas panjang.

“Aigo yah.. Jessica noona! Kau itu memang paling pintar dikelas, tapi otakmu paling lamban diantara semua orang..” ucap namja itu enteng dan akhirnya mendapat jitakkan keras dari Jessica.

“Ya! Babo yah Chanyeol. Mwoya?! Sudah cepatlah katakan, aku masih ada kelas sehabis ini..” ucap Jessica meringis memegangi tangannya yang sakit, bukannya kepala Chanyeol yang sakit tapi ini malah tangannya.

“Janji 5 hari yang lalu noona.. Saat kita berada di apartementku untuk membuat tugas!” jawab Chanyeol terus terkekeh.

“Eeh…..?” Kali ini Jessica terdiam saat mendengar jawaban dari Chanyeol.

Jessica pov’s

“Janji 5 hari yang lalu noona.. Saat kita berada di apartementku untuk membuat tugas!” jawabnya sambil menatapku tajam, sementara aku kembali fokus terhadap ingatanku,

5 hari yang lalu? Janji apa? Seingatku, aku dan dia hanya mengerjakan tugas kan, tidak membuat janji atau apapun..

“Okay! Tapi sehabis itu noona harus menjadi yeojachingu-ku. Ah! dimana tugas untuk yang ini?” 

“AAH!” teriakku tiba-tiba sehingga membuat orang-orang disekitar kami melihat kearahku sekilas.

“Kau sudah ingat kan noona..” Kali ini Chanyeol memberikan smirknya.

“Aniyo! Itu bukan janji! Kau yang bilang, aku tidak pernah bilang ‘iya’ kan?!” jawabku lantang sambil berjalan melaluinya.

“Aigo.. Kau sudah berjanji malah melanggar..” ucap Chanyeol sambil berjalan mengikuti langkahku.

“Kau yang membuat janji itu Park Chanyeol..” ujarku pelan, percuma saja berdebat dengannya, aku selalu kalah.

“Noona… Kau jahat sekali padaku..” tiba-tiba Chanyeol merengek dengan berdiri diam disana dan menutupi matanya dengan 2 tangan dan sesekali membuat suara isakan tangis.

“Mwoya?! Do miccheoseo? Aigo kau tidak ingat umur apa?! Malu tahu.” ucapku sambil berusaha menurunkan tangannya dari wajahnya, tapi sia-sia saja karena tenaganya lebih besar dariku.

“Biarkan saja. Habisnya noona jahat denganku.. hiks” Astaga.. Kalau saja sekarang tidak banyak orang yang melihat kearahku, sudah pasti anak ini akan aku pukul sampai dia menangis beneran.

“Whatever, aku mau kekelas.” ucapku singkat dan segera berlari meninggalkannya.

end pov’s

Chanyeol pov’s

“Whatever, aku mau kekelas.”

“Eeh?! Noona!” teriakku tapi dia sudah berlari dengan jauh.

“Aah.. Padahal siasat ini selalu berhasil saat aku berada dirumah” gumamku sambil membenarkan raut wajah serta tasku.

“Hoy!” tiba-tiba seseorang mengagetkanku dari belakang, siapa lagi kalau bukan Chen.

“Waeguraeyo?” ucapku malas dan berjalan meninggalkannya.

“Aku tau cinta itu berat, tapi uljima! Kau itu namja.. Yeoja tidak suka dengan namja berperilaku seperti anak kecil” ujarnya seakan-akan dialah profesor tentang masalah percintaan.

“Aigo.. Kau pikir aku menangis? Itu hanya siasat yang tidak berhasil dari Park Chanyeol, dan lagi memangnya sudah berapa kali kau berpacaran?” tanyaku sambil menatapnya sinis.

“Jjinja? Aku kira kau menangis beneran, Ya! Aku sudah berpacaran sebanyak 3 kali!” jawabnya sambil menantangku.

“Kapan?”

“1 kali saat kelas 4 SD, yang kedua saat kelas 2 SMP dan yang ketiga juga 2 SMP.” jawabnya sambil membanggakan diri, padahal aku tau dia perpacaran sebanyak 3 kali dengan 1 orang yang sama.

“Iya! Dengan 2 orang yang sama kan? Sudahlah, pergi sana kekelasmu.. Aku ingin tidur” ucapku sambil berjalan mengusirnya, sementara dia malah pergi sebelum aku mengusirnya, berarti aku bicara dengan siapa? -_-

———————————–

Yes~! Sekarang sudah pulang sekolah, tidak ada halangan lagi untuk bertemu dengan Jessie noona.

“Sica-aah, tadi Chanyeol menangis?” tanya seorang yeoja yang kutebak adalah Yuri noona, sahabat Jessica noona saat aku berada didepan pintu kelasnya.

“Ne? Chanyeol? Aigo.. Kau sudah ditipu olehnya” jawab Jessica noona dengan malas.

“Jjinja? Aku kira dia beneran menangis.. Geundae, wae do Chanyeol anjoaheyo(kenapa kau tidak suka dengan Channyeol)”

“Nugu? Aku bukannya tidak suka, hanya saja yah sebatan noona-dongsaeng. Tidak lebih” jawab Jessica noona denga singkat dan membuat senyum diwajahku menghilang.

Jadi selama ini hubungan kami hanya sebatas noona-dongsaeng saja yah.

“Aah~Jjinjayo? Bukannya kalian itu couple..”

“Aniyo..”

“Tapi.. Kalau saja Chanyeol bersikap sedikit lebih manly apa kau akan menyukainya? Aah kalau aku jadi kau, aku akan menyukainya kalau dia bersikap manly.” ucap Yuri noona dan setelah itu aku tidak bisa mendengarkan percakapan mereka lagi, karena aku sudah melangkah menjauh dari sana.

Manly.. Apa benar yah? Geundae.. Apa aku bisa menjadi manly? Aish.. Dari awal kan daya tarikku ada di sikap happy virusku yang ceria ini..

“Chen! Ya! Kim Jongdae!!” teriakku sambil mendekat kearah Chen yang sedang berdiri melihat mading.

“Ne?”

“Ajarkan aku cara agar menjadi manly dong…”

End pov’s

Jessica pov’s

Aish, kemana lagi si happy virus satu ini?! Sudah tau dia masih punya tugas denganku, masih saja menghilang!

“Noona! A..-apa kau menunggu lama?” ucapnya sambil berjalan kearahku, aneh sekali, biasanya dia akan berlari sambl memasangkan senyumannya yang lebar.

“Ne? Ah iya! Kajja, aku tidak mau terlalu lama mengerjakan tugas ini” jawabku sambil berjalan didepannya dan membawa mapku yang setebal 5 cm.

“Sini biar aku bantu bawain.. Kau pasti keberatan kan noona?” Okey apa yang terjadi dengan anak ini?!

“Apa kau tadi salah makan? Atau jangan-jangan pelajarang darI Jang sonsaengnim membuat kepalamu rusak?” tanyaku sambil mencoba mencoba menjitak kepalanya.

“Noona.. Yeoja tidak boleh sekasar itu, sudah ppali naik dan kita bikin tugasnya.” ucapnya sambil membukakan pintu mobilnya untukku, astaga.. Apa aku sudah gila?!

————

“Noona, lebih baik noona istirahat saja, daritadi noona sudah mengerjakan dengan banyak” ucapnya tiba-tiba sehingga membuatku menghentikan kegiatanku. Seumur hidup aku mengenalnya, baru kali ini aku mendengar kalimat itu keluar dari mulutnya. Sungguh! ini buka Chanyeol yang aku kenal.

“N-n-ne?! Ya! Apa kepalamu terbentur dengan keras?!” ujarku seraya menatapnya tak percaya, sementara dia hanya tersenyum kecil.

“Aniya.. Kau istirahat saja noona, tunggu sebentar yah aku akan mengambilkan minuman untukmu” tawarnya sambil beranjak dari meja dan berjalan kearah dapur, sementara aku hanya bisa menatapnya tak percaya, bahkan dia sampai mengambilkanku minum! Padahal biasanya aku harus mengambil sendiri.

“Ya! Aku mau pulang saja! Kau tinggal merapikannya saja, itu sudah seleai!” ucapku sambil berteriak kearah dapur dan langsung berlari keluar dari apartement Chanyeol, karena apartement kami hanya beda 4 lantai.

end pov’s

Chanyeol pov’s

Hehe, mungkin saja sekarang Jessie noona sudah melihatku sebagai namja kan? Aku sudah bersikap manly sedari pulang sekolah, bahkan aku jarang tertawa karena nasehat dari Chen.

flashback

“Ajarkan aku cara agar menjadi manly dong…” ucapku sambil memohon.

“Ne? Kau mau bersikap manly? Jjinjaro?!” ulangnya tak percaya sedangkan aku hanya mengangguk-angguk sambil tertawa.

“Gurae! Yang pertama, kau tidak boleh terlalu sering tertawa seperti itu!”

“Tidak boleh terlalu sering tertawa seperti ini” ulangku sambil mencatat perkataan Chen di note kecilku.

“Yang kedua, kau harus membantu saat yeoja kesusahan”

“Harus membantu saat yeoja kesusahan” ulangku lagi.

“Yang ketiga, kau harus bisa diandalkan”

“Dan yang terakhir dan yang paling penting, kau harus bersikap romantis! Dan jangan kekanak-kanakkan!” ucapnya dengan nada yang tegas, dan sukses membuatku menelan ludahku dengan gugup.

GLEK!

Romantis?! Jangan kekanak-kanakkan? Aigo.. Ini benar-benar bukan gayaku!

end pov’s

Jessica pov’s

“Yeoboseyo? Yuri-aah!!” ucapku sambil setengah berteriak dengan handphone yang berada dikupingku.

“Waeyo?” balasnya.

“Kau tau?! Chanyeol bersikap sangattt aneh..” ceritaku sambil menekankan kata ‘sangat’

“Maksudmu? Bukankah dia memang sudah sangat aneh?”

“Kau tidak akan percaya pada apa yang aku alami degannya hari ini!” ucapku sambil merebahkan badanku diatas kasur.

“Apa lagi yang dilakukannya heh? Bukannya kau sudah kebal dengan sikap Chanyeol” jawab Yuri mebuat moodku semakin buruk.

“Kau harus tahu! Yang pertama dia tidak berlari-lari lagi saat mau menghampiriku! Bahkan dia tidak tersenyum lebar seperti biasanya! Yang kedua, saat aku mau menjitaknya dan dia bilang aku itu yeoja, tidak boleh sekasar itu. Lalu dia membawakan mapku yang setebal 5cm itu! Padahal mana mungkin seorang Chanyeol seperti itu! Yang kelima dia tiba-tiba menyuruhku istirahat! Tidak usah mengerjakan tugas dan membiarkan dia yang mengerjakan! Dan yang terakhir! Dia mengambilkan air untukku! Yuri-aah! Padahal biasanya aku harus mengambil sendiri minuman untukku!” ucapku panjang lebar sambil sesekali memukul boneka hello kitty dihadapanku.

“NE?! Chanyeol? Eey.. Dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu..” ucap Yuri tak percaya.

“Kau harus melihatnya sendiri baru kau mengerti rasanya jadi diriku!”

“Geundae, Jjjinja Chanyeol? Apa mungkin kepalanya terbentur disuatu tempat?”

“Molla, yang pasti aku makin pusing dengan tingkahnya..”

“Apa ada sesuatu yang terjadi dengannya?” tanya Yuri

“Molla!”

—————————————————

Ini sudah hampir seminggu lebih Chanyeol bersikap seperti itu! Bahkan penyakitnya sudah semakin gila! Bayangkan saja, seorang happy virus yang biasanya hanya menonton film-film variety show atau film komedi sekarang mengajakku untuk menonton film bergenre Romance!

“Ya! Kau serius mau menonton film romance? Itu bukan gayamu Chanyeolie” ucapku saat kami berada didepan pintu bioskop.

“Waeyo noona? Aku suka dengan genre ini..” ucapnya sambil tersenyum dan menearik pelan tanganku untuk masuk keadalam.

Selama film dimulai, aku tidak bisa sekalipun fokus terhadap filmnya. Hal ini terlalu cheesy untukku! Dan aku benci hal-hal cheesy seperti ini.

Saat aku melihat kearah Chanyeol, dia seperti berusaha melawan kantuknya, bahkan dia hampir saja ketiduran.

“Yeollie, sebaiknya kita keluar, aku sudah tidak bisa menonton film bergenre seperti ini..” ucapku sambil merapikan barang-0barang bawaanku. Mendengar perkataanku Chanyeol langsung tersenyum lebar, namun beberapa detik kemudian digantikan dengan senyuman kecil.

“Jadi, bisa kau jelaskan kepadaku apa yang terjadi denganmu?” tanyaku saat kami duduk disebuah cafe dimall itu.

“Apa yang terjadi denganku noona?” jawabnya pelan sambil memperlihatkan senyum kecilnya itu, entah kenapa aku merindukan tawanya yang khas serta senyuman lebarnya.

“Bukankah noona suka dengan namja yang manly?” tanyanya sontak membuatku membulatkan mataku dengan sempurna.

“Mwoya?! Kapan aku bilang begitu?” ucapku sambil menatapnya dengan heran.

“I-itu.. Aku tidak sengaja mendengar obrolan noona dan Yuri noona, makanya aku pikir noona suka dengan namja yang manly” jelasnya padaku sehingga membuatku yang sedang minum tersedak.

“Uhuk.. Uhuk! K-kapan aku bilang begitu?! Aku malah benci dengan namja yang sok-sokan manly. Lebih bagus namja yang apa adanya kan” jawabku sambil menyindirnya.

“Jadi noona benci dengan namja yang manly?!” tanyanya dengan muka tak percaya.

“Ne! Aku lebih suka namja yang kekanak-kanakkan dan apa adanya.. Jadi aku mohon, jebal! Kembali kedirimu yang semula. Lagipula kau tidak cocok seperti itu!” pintaku sambil memohon kepadanya

“Aigo! Aku kira noona suka denganku yang sekarang! hahaha” jawabnya sambil memperlihatkan tawa serta cengirannya yang khas, sementara aku hanya bisa tersenyum melihat tingkahnya.

“Dia sudah kembali.. Chanyeol yang lama” ucapku singkat.

“Ah? Ne! Dia sudah kembali hehehe” kali ini tawanya diganti dengan senyuman lebarnya.

“Dan aku sangat menyukai bahkan menyayangi Chanyeol yang seperti ini..” ujarku sambil tersenyum jail.

“Eeh?! Jjinja?! Aah Noona! Saranghae~!” ucap Chanyeol sambil memelukku.

“Aigo.. Nado saranghae, tapi bisa lepaskan? Aku sesak nafas disini..” jawabku sambil berusaha melepaskan diriku dari pelukannya sementara dia hanya bisa tertawa kecil.

“Kajja, kita pulang, aku sangat mengantuk” ucapkuu sambil mengenggam tangannya dan Chanyeol hanya bisa tersenyum selebar-lebarnya sambil sesekali mengacak-acak pelan rambutku.

—————————————————————————————————————————————————————–

Jadi.. Bagaimana dengan ChanSica disini??? Hehe aku minta pendapatnya yah! Aku juga lagi ngerjain HunSica, jadi semoga aja kau bisa post besok sekalian ngebuat forgotten love ^^

Comment Juseyo~!!!

8 thoughts on “(Sequel) Noona! Saranghae~♡ Chansica vers.

  1. kyaa chanyeolnya lucu bngt aku gak bisa bayangin chanyeol tiba2 jadi manly gak kyk biasanya mungkin terlihat aneh hahaha daebak daebak aku suka chansicanya🙂

  2. wahh..jarang banget ff yg pairingnya chansica,,ak suka thor ^_^
    ketawa ngakak pas baca chanyeol ngomong belom selesai malah dah di tinggalin sama abang chen hahaha..gak kebayang muka cengok’nya si yeolli #plak (di plototin si happy virus) abaikan!!
    sweet momentnya dibanyakin lagi ya thor biar tambah romantis gitu kekeke

  3. Chanyeol jadi manly ?? Gak bisa aku bayangin, hehehee
    Chanyeol lebih cocok dengan sifat happy virusnya🙂

  4. Hua…. hahahaha kudu ketawa thor seorang Happy Virus berubah derastis jadi Manly sumpah keren2 daebak banget FF Like… like…. like…. Ditunggu ff thor yang lainnya!!. Thor perasaan gak ada KaiSica ver ya??? Apa emang gak ada?? Aku kan pingin tahu. Sama SuSica juga gak ada?? Buat dong thor (klo bisa)!! Kyk org maksa jadinya hehehehehe mian ya thor.🙂 Jjang thor…

  5. hehe iya waktu itu au lagi sibuk banget, jadinya aku pake polling buat milih siapa aja yg bakalan aku bikinin sequelnya.. tapi kan awalnya aku udah bkin yang baeksica, nah pas polling kaisica sama susica dapet vote paling rendah jadinya mereka gak aku bikinin *curhat ._.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s