Forgotten Love (Part 3)

pizap.com13758858257542

——————————————————————————————————-

Title: Forgotten Love (part 3)
Author: Jung Wyn Ah
Cast:

•Jessica Jung

•Byun Baekhyun

•Xi Lu Han

Other cast:

•Kim Kai

•Im Yoona

Support cast:

Find in the story ^^

Genre: romance, sad, school life, triangle love

——————————————————————————————————-

preview:

“Aku tidak bercanda. Malah aku sangat serius Sica-ah…”

Jessica pov’s

“A-a-a..Aku seperti pernah…… mendengar kata…… itu” ucapku sambil memegangi kepalaku yang sangat sakit, entah kenapa otak sialan ini menolak untuk membantuku mengingat apa yang terjadi padaku sebenarnya.

“Sica? Gwenchana?!” teriak Luhan dengan khawatir sambil menahanku agar aku tidak terjatuh.

“Entahlah, kepalaku pusing.. Sebaiknya aku pergi ke kamarku dulu..” ujarku padanya sambil berdiri dan berjalan ke arah kamarku, tapi baru beberapa langkah rasanya kepalaku sangat sakit dan yang kuingat hanyalah bayangan Luhan yang berteriak memanggil namaku.

Luhan pov’s

“YOONA!! IM YOONA!” teriakku dengan brutal saat melihat Jessica jatuh tergeletak di lantai, beberapa lama kemudian aku bisa mendengar suara derap kaki Yoona yang menuruni tangga dengan tergesa-gesa.

“Unnie!!” dan detik berikutnya dia berlari kearahku dan Jessica sambil langsung berjalan keluar menyalakan mobilnya dan membukakan pintu padaku yang sedang membopoh Jessica.

–)))—

“Tenang saja, ini hanya pingsan yang ringan karena dia terlalu banyak berfikir. Dia harus diopname dulu selama sekitar 2 hari, jadi tolong jangan buat dia mengingat apapun dulu sebelum keadaannya semakin pulih. Saya permisi dulu, masih ada pasien lain yang harus saya urusi” ucap dokter itu sambil berjalan menjauh dariku dan Yoona yang berada didepan kamar rawat Jessica.

“Oppa.. apa.. yang.. oppa bicarakan.. dengan Jessica unnie?!” tanya Yoona tiba-tiba sehingga aku sedikit terhentak, apalagi sekarang dia berada didepanku sambil menangis.

“Aku hanya mengungkapkan perasaanku, apa itu salah?” jawabku dengan raut muka sedih.

“Tentu saja oppa! Baekhyun oppa masih menjadi namjachingu dari Jessica unnie! Bahkan mereka bellum putus tapi kau seenaknya menyuruh Baekhyun oppa untuk pergi! Bahkan sekarang kau membuat Jessica berada didalam! Kurasa kau lebih berbahaya didekat Jessica unnie daripada Baekhyun oppa.” ucap Yoona sambil berjalan meninggalkanku didepan dan berjalan masuk kedalam kamar rawat Jessica.

——————-

Baekhyun pov’s

“Baek, itu murni kecelakaan, bukan sepenuhnya salahmu kan” ucap Jongin sambil menepuk pundakku pelan dan memberikan segelas kopi.

“Tapi pemicu kecelakaannya aku kan..” yah, aku memang sudah menceritakan semua yang aku lalui dengan Jongin, itupun atas paksaan darinya sehingga aku mau bercerita.

“Apa tidak lebih baik kau pulang ke Korea? Jessica noona pasti ingin bertemu denganmu.” usulan Jongin sebenarnya tidak ada yang salah, tapi yang salah adalah Jessica noona tidak boleh mengingatku terlebih dahulu.

“Andwae, kalau dia melihatku padahal kondisinya belum pulih benar, pasti dia akan colaps lagi” ucapanku kali ini membuat Jongin skakmat entah harus berbicara apalagi.

Drrt… Drrt..

Kulihat nomor seseorang di layar handphoneku, nomor yang tidak dikenal, bahkan dilihat dari nomornya pun aku tau itu telpon dari Korea. Tapi yang aku tidak tau siapa yang menelfon. Setelah beberapa menit, aku berjalan menuju ke kamar dan menutup pintu, meninggalkan Jongin yang menatapku kebingungan.

Drrt… Drrt..

“Yeoboseyo” ucapku malas.

“Baekhyun oppa?” kenapa orang ini bisa tau nomorku.

“Ne, disini Baekhyun. Kau siapa?” tanyaku dengan penasaran.

“Oppa! Ini Yoona! Jebal kembali ke Korea..” jawabnya sambil terisak, dan bisa kutebak sekarang dia sedang menangis.

“Wae? Bukannya Jessica noona lebih aman kalau aku tidak didekatnya..”

“Aniyo! Kau tau?! Bahkan sekarang Jessica unnie diopname lagi karena Luhan oppa..” walau sedikit kaget karena ucapak Yoona tapi aku mencoba mengalihkan emosiku.

“Dia.. Sudah ada Luhan kan? Biar saja Luhan yang mengurusinya” ucapku sambil mematikan sambungan telfon dan mencabut baterai itu agar Yoona tidak menelfonku lagi.

—–

Jessica pov’s

Kenapa aku berada dirumah sakit ini lagi? Aah, aku ingat.. Kemarin aku pingsan lagi.

“Aigo… Kau itu beneran pingsan atau tidur sih?” ucap seseorang tiba-tiba membuatku kaget, tapi setelah melihat siapa yang mengucapkan itu aku tersenyum dengan lebar.

“Luhan.. Apa yang kau bawa dibelakangmu?” tanyaku penasaran karena daritadi dia berjalan masuk dengan kedua tangannya memegang sesuatu dibalik tubuhnya.

“Ini? Bukan apa-apa dibanding dengan kesalahanku..” jawabnya sambil mengeluarkan sebuket bunga mawar berwarna merah sambil tertunduk seih.

“Eey.. Aku hanya pingsan Luhan-aah, kau tidak memukulku kan? hehe” candaku sambil mengambil bunga mawar di tangannya dan menciumi bunga itu.

“Apa kau sudah merasa sehat? Kau bahkan belum sekalipun masuk kuliah, ini aku bawa beberapa catatan selama kau tertinggal pelajaran.” ucapnya sambil mengeluarkan sebuah buku catatan tebal yang diisi dengan catatan-catatan rapih.

“Memangnya kau sudah kuliah? Aku kira kau masih SMA?! Wajahmu tidak mencerminkan sebagai anak SMA kau tau?!” ucapku tak percaya dan dihadiahi oleh jitakkan kecil dari Luhan.

“Enak saja! Kau dan aku kan satu kelas! Bahkan kita satu kejuruan. Kalau kau sudah sembuh nanti baru kita ke tempat kuliah bersama lagi yah.” ucapnya sambil tersenyum, yah hanya satu yang kurasakan saat melihatnya tersenyum. Mungkin aku merasa senyumannya tidak seimut senyuman seseorang yang belakangan ini bayang-bayangannya selalu masuk dalam mimpiku. Tapi ada satu kesamaan dalam senyuman kedua namja ini. Senyuman mereka sama-sama bisa membuatku merasa hangat.

“Geundae… Apa kau benar-benar serius dengan ucapanmu yang lalu?” tanyaku dengan agak ragu-ragu, tentu saja karena Luhan adalah namja terjail yang pernah ada didunia.

“Aah itu.. Memangnya kalau aku serius kau akan menerimaku?”

“Molla.. Tapi kan kalau belum dicoba aku tidak tau, lagipula juga bingung dengan keadaanku yang sekarang.” jawabku sambil menutupi mukaku dengan selimut karena mukaku sekarang sudah mulai memerah.

“Kkk, kau sangat lucu Sica-ah, itulah sebabnya aku menyukaimu. Sudah yah aku masih ada mata kuliah lagi setelah ini. Tenang saja nanti Yoona akan datang.” ujarnya sambil mencium keningku yang tertutupi oleh selimut.

end pov’s

Yoona pov’s

“Unnie!! Apa kau sudah sadar?” ujarku sambil membuka pintu kamar inap milik Jessica.

“Tentu saja, memangnya aku harus pingsan berapa lama huh?” jawab Jessica unnie sambil terkekeh kecil sementara aku berlari dan memeluknya dengan erat.

‘Ya! Yoona-aah! Aku sesak nafas..”

“Mianhe unnie.. Habisnya aku akan kehilangan unnie..” jawabku sambil memperlihatkan tanda peace dan duduk disamping ranjangnya.

“Aku boleh bertanya sesuatu? Kira-kira sebelum aku koma apa aku memiliki namjachingu?”

DEG!

Pertanyaan Jessica unnie kini sukses membuatku yang tadi tersenyum senang menjadi diam mematung. Bngung harus menjawab apa, kalau aku menjawab ada pasti dia akan bertanya lebih banyak dan akhirnya dia akan colaps lagi. Kalau aku menjawab tidak ada…

“Tidak, waeyo unnie?” ucapku akhirnya setelah diem beberapa menit karena terkejut.

“Kalau begitu apa aku boleh berpacaran dengan Luhan?” tanyanya dengan polos.

“Eeh?! Luhan oppa?” tanyaku sekali lagi dan Jessica unnie hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.

“Ta-tapi kan… Ka-”

“Kau bilang kan aku belum ada namjachingu, jadi tidak apa-apakan?” ulang Jessica unnie memotong perkataanku, sementara aku hanya bisa tersenyum getir sambil menagguk pelan.

Kira-kira aku harus melakukan apa?! Padahal aku sudah berjanji untuk mebuat Baekhyun dan Jessica unnie untuk bersatu lagi. Tapi di satu sisi kini Jessica unnie mulai menyukai Luhan oppa, sedangkan Baekhyun oppa mulai menjaga jarak dengan Jessica unnie. Dan lagi Luhan oppa itu benar-benar keterlaluan! Aku harus bertemu dengannya.

“Mianhe unnie, aku pergi sebentar yah. aku harus bertemu seseorang dulu!” ucapku sambil tergesa-gesa keluar dan meninggalkan Jessica unnie yang menatapku aneh.

end pov’s

Jessica pov’s

Author pov’s

Saking tergesa-gesanya Yoona pergi sehingga dia tidak sadar kalau handphonenya tertinggal. Jessica yang penasaran pun langsung mengambil handphone Yoona dan melihat recent kontaknya.

“Eeh? Nomor siapa ini? Dan lagi kenapa mereka telfonan di tengah malam?” gumam Jessica pelan.

“Aah! Pasti Yoona sedang dekat dengan seseorang. Aku akan mengecek siapa namja ini hehehe” ucap Jessica sambil terkekeh pelan dan memasukkan nomor asing itu ke kontak di handphone Jessica. Setelah itu Jessica menaruh handphone Yoona di tempat semula karena dia merasa Yoona akan kembali lagi untuk mengambil handphonenya itu,

Dan benar saja, tepat setelah Jessica menaruh handphone itu suara pintu terbuka dan diiringi suara kekehan kecil milih Yoona.

“Hehehe.. Mianhe unnie handphoneku ketinggalan. Aku pergi dulu yah..” dan setelah itu Yoona benar-benar pergi dari rumah sakit tempat Jessica dirawat. Melihat ada kesempatan Jessica mulai memencet nomor itu, tapi anehnya nomor itu tidak aktif dan anehnya lagi itu bukan nomor lokal milik Korea.

“Yasudahlah kapan-kapan saja aku coba menghubungi nomor ini. Tapi kira-kira siapa yah namja ini? Bahkan nomor telfonnya pun bukan nomor Korea. Kalau begitu darimana Yoona mengenal orang ini?” gumam Jessica lagi sambil memainkan handphonenya.

Jessica pov’s

To: Luhan

Em.. Aku rasa aku mau menjadi yeojachingumu, geundae ini baru mencoba loh

Send

Setelah mengirim pesan itu rasanya sekujur tubuhku mulai mengigil karena membaca pesan yang ku kirim kepadanya, rasanya terlalu cheesy.. Saat sedang asik mengotak-atik handphoneku secara tidak sengaca aku melihat sebuah folder atau lebih tepatnya video seseorang yang untungnya masih tersimpan di memori handphoneku. Padahal sebelumnya aku sempat mengamuk ke Yoona karena dia memformat semua file di memoriku. Dengan cepat aku menekan tombol membuka, bukan karena aku iseng tapi aku penasaran dengan tanggal terkirimnya file ini di handphoneku. Tanggal ulangtahunku, yah kata Luhan sih ulang tahunku tanggal 18 April. Dan file ini dikirim di tanggal itu, bahkan tepat jam 12 malam dan itu sudah 1 tahun lalu.

“Saengil chukkhahamnida… Saengil chukkhahamnida… Saranghaneun Sooyeonnie.. Sengil chukkhahamnida……..”

TBC

——————————————————————————————————————————————————————————–

MAAF BANGET YAH BUAT KETELATAN NGEPOST FF INI! DAN KALO ADA YANG NGERASA INI KEPENDEKAN TENANG AJA PART 4 SEGERA MENYUSUL BEBERAPA SAAT LAGI! HEHEHE #MAAFCAPSLOCKNYA JEBOL………..

Keep reading and comment my story! ^^

6 thoughts on “Forgotten Love (Part 3)

  1. kyaaa~ akhirnya part 3 dipost juga! daridulu saya nunggu ff ini, thor!🙂 soalnya saya paling suka baeksica dan hansica ^^
    Daebak banget ff-nya! Part 4 udah dipost kan? Saya baca dulu yaaa😀

  2. Yahhhhh… Kenapa Jessica jadian sama Luhan? Trus Baekhyun gimana? Kasian Baekhyun ;_;
    Entah kenapa aku gak suka karakter luhan disini -_-v

  3. Suka dengan ceritanya.
    Yoona tidak memberitahu yang jessica sudah mempunyai namjachingu.
    Baekhyun semakin menjauh dari jessica.
    Tega luhan ambil kesempatan terhadap jessica unnie.
    Ditunggu lanjutannya.

  4. Baekhyun kenapa selalu ngehindar gitu ama Sica -_-”
    Sica udah mulai naksir ama Luhan >_< tapi Sica juga udah agak ingat2 gitu tentang Baekhyun -,-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s