(Drabble) The Moment We Meet

Title : (Drabble) The Moment We Meet

Author: Jung Wyn Ah

Genre: Romance

Pairing:

BaekSica (Baekhyun-Jessica)

ChanSica (Chanyeol-Jessica)

LuSica (Luhan-Jessica)

HunSica (Sehun-Jessica)

LaySica (Lay-Jessica)

A/N: Sequelnya bakalan keluar setelah “Omo! A female role in exo drama version?!” selesai :3

Disclaimer: Cerita ini murni dari pemikiran aku loh jadi aku mohon jangan di jiplak :3 selesai baca mohon tinggalkan jejak kalian yah!

————————-~~~——————————————–

The moment we meet at Café

BaekSica

Baeksicaa

“Huuft..” suara hembusan nafas kasar keluar dari arah meja kasir.

“Setiap hari selalu berada disini, kapan aku bisa berpindah?! Memangnya aku tidak bisa membuat sesuatu apa? Kenapa harus dimeja kasir yang membosankan ini?!” ucap seorang namja dengan name tag ‘Baekhyun Byun’ sambil menatap kearah temannya yang berada di ruangan dapur, sementara hanya dia yang berada di kasir.

Ckring.. (suara pintu yg ada belnya itu loh ._.)

Seorang yeoja dengan pakaian yang bisa dibilang elegan dengan rambutnya yang berwarna brunnete itu mulai berjalan memasukki café, sementara Baekhyun masih terus saja mengoceh karena kesehariannya.

“Memangnya apa yang seorang Byun Baekhyun tidak bisa lakukan eoh?! Aku bisa memasak, bahkan aku juga bisa membuat minuman! Kalau disuruh jadi penyanyi di café ini aku juga bisa!” ucapnya panjang tampa menyadari bahwa dibelakangnya ada seorang yeoja yang hanya terkekeh kecil melihat tingkah laku Baekhyun.

“Chogiyo..” ujar yeoja itu sambil menepuk pundak Baekhyun yang membelakanginya.

“Wae? Mianhe agasshi, aku sedang malas melayani lebih baik kau pu-” ucapan Baekhyun terhenti saat melihat bahwa yang ada didepannya adalah seorang yeoja cantik yang memberi senyuman padanya.

“M-mianhamnida.. Anda t-tadi mau memesan apa?” tanya Baekhyun sambil terbata-bata sambil berpura-pura sibuk dengan mesin kasirnya.

“Gwenchanayo hehe aku mau 1 ice mochacinno dan 1 cake strawberry choco.” jawab yeoja itu sambil mengeluarkan beberapa lembar uang untuk membayar.

“N-ne.. Tunggu sebentar yah”

“Kau ada masalah? Kalau kau mau bercerita aku akan mendengarkan kok Baekhyun-sshi..” ucap yeoja itu sambil mengambil pesanannya.

“Eeh? Agasshi tau namaku?” tanya Baekhyun dengan tatapan takjub.

“Dari name tag-mu, juga dari ucapanmu hehe ngomong-ngomong namaku Jessica Jung. Panggil saja Jessica..” jawab Jessica sambil menunjuk ke arah name tag Baekhyun dan berjalan menuju mejanya. Tanpa Jessica sadari, Baekhyun terus memperhatikan Jessica sambil sesekali terkekeh kecil mengingat kebodohannya.

“Baekhyun-aah! Kau mau gantian denganku> Kau hanya perlu membuat minuman” ucap seseorang dari arah dapur sambil berteriak.

“Ssst!! Sudah sana kembali lagi ke dapur, aku sedang sibuk tau!” ujar Baekhyun sambil menggoyang-goyangkan tangannya seolah-olah mengusir temannya tetapi pandangannya masih terus ke arah Jessica.

——————————————————————————-

The moment we meet at Studio

ChanSica

Chansica

“Jadi nanti partner untuk rekaman album terbarumu itu adalah Jessica Jung, kau tau dia kan? Solois terkenal di Korea Selatan. Aku jamin album baru-mu akan menjadi hit yang sangat disukai Chanyeol-sshi” ucap produser itu sementara Chanyeol hanya bisa diam membeku di tempatnya. Yang ada dipikirannya hanya bagaimana nanti cara dia berbicara dengan Jessica.

“A-ah ne, aku j-juga berharap begitu..” jawab Chanyel dengan kaku.

“Mianhamnida, apa kalian sudah menungguku lama?” tiba-tiba dari belakang terdengar suara lembut dari seorang yeoja.

“Jessica-sshi! Aigo.. Akhirnya kau datang juga.” jawab produser itu sambil bangkit dari tempat duduknya.

“Ne, itu tadi aku merasa lapar, jadi aku makan terlebih dahulu.” ucap Jessica sambil berjalan ke arah Chanyeol.

“Hai, kau pasti Park Chanyeol, kenalkan namaku adalah Jessica Jung, hehe aku yang akan menjadi partner mu dalam pembuatan album barumu ini..” ujar Jessica sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum lebar.

“A-ahh.. Ne aku Chanyeol, se-senang b-bisa bekerja sama denganmu Jessica sunbae..” jawab Chanyeol sambil tersenyum kaku dan menjabat tangan Jessica dengan heran, siapa yang tidak kenal Jessica? Solois terkenal dengan suara tingginya itu.

“Kau jangan kaku denganku Chanyeol-sshi hehe mungkin nama panggilanku memang ice princess, tapi sifatku tidak sedingin es kok..” ujar Jessica lagi sambil tersenyum hangat dan berjalan ke arah ruangan rekaman, sementara Chanyeol melihat punggung Jessica yang sudah berjalan duluan.

“Tidak terlalu buruk juga hehe kukira dia itu sangat sombong..” gumam Chanyeol sambil tersenyum dengan lebar.

——————————————————–

The moment we meet at Soccer field

LuSica

Hansicaaa

“D-dia yeoja?!!” ucap seorang namja sambil setengah berteriak setelah melihat pemandangan didepannya

“Ssst!! Kau bisa diam tidak sih Luhan, kalau kau berteriak nanti kita bisa ketahuan olehnya!” ucap teman disebelahnya sambil berusaha menutup mulut Luhan, sementara Luhan hanya mempoutkan kecil mulutnya sambil kembali melihat pemandangan didepannya.

Seorang yeoja yang bisa dibilang sangat cantik tengah bermain sepak bola dengan bahagianya. Bahkan dengan pintarnya yeoja itu menendang bola dikakinya hingga bisa masuk ke gawang dengan kencang, bahkan tali gawang itu hampir saja putus.

“Sudah cepat kau bilang kepadanya kalau kita mau memakai bola itu..”  ucap teman Luhan sambil berusaha mengusir Luhan.

“YA! Kenapa tidak kau saja huh?!”  tanya Luhan dengan kesal.

“Shireo! Yeoja itu pasti menyeramkan, lihat saja bola yang ditendangnya tadi. Lebih baik kau saja yang pergi kesana! Hussh! Hussh” ulang teman Luhan sambil mendorong Luhan menjauh dari tempat persembunyian mereka, dengan kesal Luhan berjalan kearah lapangan sepak bola yang luas itu.

“Chogiyo.. I-itu bola kami..” ucap Luhan saat dia sudah berada disebelah yeoja itu,

“Aah jjinja?! Mianheyo, tadi aku melihat ada bola menganggur jadi yah aku mainkan saja..” ucap yeoja itu sambil berlari mengejar bolanya dan kembali berlari ke arah Luhan.

“Igeo, mianhe sudah menganggu hehe” ucap yeoja itu sambil memberikan bola ditangannya ke arah Luhan.

“Ani, kau tidak perlu berlari dan mengambil bola itu.. Ini aku ada minuman, kau ambil saja aku belum meminumnya kok..” balas Luhan sambil memberikan minuman kaleng yang berada ditangannya.

“Jjinja? hehe gomawo, ngomong-ngomong namaku Jessica. Jung Jessica” ujar Jessica sambil tersenyum dan meneguk minuman kaleng itu.

“Luhan, Xi Luhan tapi kau bisa panggil aku Luhan.” balas Luhan sambil tersenyum kecil sementara Jessica hanya tersenyum melihat tingkah Luhan.

“Gurae, aku permisi dulu yah, terima kasih atas bola serta minuman ini, kalau ada kesempatan lagi, giliranku yang akan memberikanmu minuman.” ujar Jessica sambil berjalan meninggalkan Luhan yang masih menatap kepergian Jessica, sambil sesekali tersenyum kecil.

————————–

The moment we meet at Bookstore

HunSica

Hunsica

“Ketemu!” ucap seorang namja sambil berjalan ke arah barang yang dia cari.

“Mianhe, tapi aku yang melihat buku ini duluan..” ucap seorang yeoja sambil memegangi buku itu.

“Eeeh? Tapi aku sangat membutuhkan buku itu” ucap namja yang bernama Sehun itu sambil berusaha agar tidak marah.

“Jjinja? Tapi aku juga membutuhkan buku ini untuk deadline ku” jawab yeoja itu.

“Jebal noona.. Aku sangat membutuhkan buku itu” rengek Sehun.

“Noona? Memangnya kau lebih muda dariku?” tanya yeoja itu dengan heran

“Entahlah, tapi yang pasti aku sangat membutuhkan buku itu noona.. Kalau aku tidak mendapatkan buku itu, aku tidak bisa melanjutkan skripsiku..”

“Eottoke.. Aku juga membutuhkan buku ini, gurae, kalau begitu kapan kau harus selesai membuat skripsi itu?” tanya yeoja itu sambil tersenyum.

“Sekitar 2 bulan lagi, tapi tetap saja tugas nya sangat banyak..” jawab Sehun.

“Kalau begitu, biarkan aku memakai buku ini dulu, aku hanya akan memakai 3 hari karena minggu ini jadwal deadline skripsiku.. Setelah itu aku akan memberikannya padamu” tawar yeoja itu sambil mengeluarkan handphonenya.

“Y-yasudah deh, tapi setelah itu tolong berikan buku itu yah noona..” jawab Sehun sambil tersenyum.

“Ne, kau tenang saja hehe ini nomor telfon ku, dan namaku Jessica. Jung Jessica berhenti memanggilku noona, arraseo?” ucap Jessica sambil memberikan nomor handphonenya dan berjalan pergi ke arah kasir.

“Jessica noona, ternyata masih ada yeoja cantik dan baik sepertimu yah..” gumam Sehun kecil sambil tersenyum dan menyusul Jessica yang sudah berada di kasir.

————————————————-

The moment we meet at Hospital

LaySica

laysica

“Lay-sshi! Kau harus melakukan check-up!” teriak seorang suster saat melihat Lay keluar dari kamar rawatnya.

“Shireo, lagipula aku tidak kenapa-napa tuh.” balas Lay sambil segera berlari ke arah taman rumah sakit itu sebelum para suster mengejarnya seperti maling.

“Aah, akhirnya aku bisa bebas dari kamar yang sumpek itu..” ucap Lay sambil duduk di bangku taman.

Tiba-tiba pandangan mata Lay menangkap sesosok yeoja yang sedang bermain dengan beberapa anak kecil di taman itu. Yeoja itu serta beberapa anak kecil itu bermain dengan riang bahkan sampai-sampai sosok Lay yang berjalan mendekat kearah mereka tidak diperhatikan.

“Hey” ucap Lay sambil menepuk kecil pundak yeoja itu.

“Ne? Ada yang bisa aku bantu?” tanya yeoja itu sambil tersenyum sementara Lay menjadi salah tingkah karena senyuman dari yeoja itu.

“E-eh.. I-itu.. Apa mereka dongsaengmu?” ucap Lay sambil tersenyum kaku.

“Aniyo, kebetulan aku sering kesini jadi aku bisa akrab dengan mereka. Tapi sepertinya aku baru melihatmu?” jawab yeoja itu sambil kembali tersenyum.

“A-aku baru masuk sekitar 5 hari yang lalu dan jarang keluar kamar..” jelas Lay sambil memperhatikan yeoja didepannya.

“Jjinja? Kenapa kau masuk kesini? Yah itu kalau aku boleh tahu hehe” tanya yeoja itu sambil menarik pelan tangan Lay untuk kembali duduk di bangku taman.

“Err.. Kau tau hemofilia dan bleed disorder? Aku masuk kesini karena penyakit itu.” jawab Lay dengan malas.

“Jeongmal? Aigo.. Kenapa kau harus terkena penyakit seperti itu..” ucap Jessica dengan raut wajah yang sedih.

“Gwenchanayo, ini penyakit keturunan. Hei, jangan pasang wajah sedih seperti itu..” jawab Lay sambil tersenyum, berharap Jessica juga ikut tersenyum.

“Lay-sshi, kau tenang saja yah! Aku akan rutin kesini tiap hai untuk bertemu denganmu! Aku tidak akan membiarkan kamu berjuang sendirian arra?” ucap Jessica sambil terkekeh kecil sementara Lay yang mendengar hal itu hanya bisa tertawa dan akhirnya mengangguk.

“Eem.. Kalau begitu aku mau pergi dulu yah, besok aku akan kesini lagi kok hehe. Kita bertemu di taman ini yah, para suster sudah mengenalku kok, kau tinggal bilang saja akan bertemu Jessica, dan kalau kau mau menelfonku ini nomor ponselku. Mianhe aku harus pergi sekarang. Bye!” ujar Jessica panjang sambil memberikan kertas kecil bertuliskan nomor telfonnya dan segera berlari pergi.

“Cheonsa yeoja..’ ucap Lay sambil tersenyum kecil dan kemudian menatap punggung Jessica yang sudah mulai menjauh.

————————————————————————————————————————————————————————————————————————

Hai! hehe maaf aku udah lama banget gak ngepost ff.. Dan aku ada pemberitahuan buat kalian.

1. Drabble ini ada sequelnya kok, tapi……. Sequel ini bakalan aku post kalo ff yang “Omo! A female role in exo drama version?!” udah selesai. Setelah selesai aku akan ngepost sequel buat ini😀

2. Aku bakalan mengHIATUSkan ff Forgotten Love dan You Can See Me. Kenapa? Karena aku punya 2 alasan, alasan pertama karena aku kehilangan feels dan aku juga kehilangan jalan cerita untuk ff itu ._. Kalo aku maksain buat ngelanjutin yang ada ntar ffnya jadi aneh, oleh karena itu aku akan menghiatuskan ke2 ff series tersebut😦 Tapi nanti kalau aku udah dapet jalan ceritanya lagi mungkin aku bakalan lanjutin ceritanya … Maaf yah!!😦😦

17 thoughts on “(Drabble) The Moment We Meet

  1. Bagus banget ceritanya…😀

    aku paling nunggu-nunggu BaekSica sana HunSica.. sebenar nya Baekhyun bukan bias ku tapi ga tau kenapa jalan cerita Baekhyun di sini sangat menarik. dan aku suka karakter Baekhyun di sini..😉

  2. Huaaa baguss thorr o.o
    Cpet lnjutin yg female role yaaaa…
    Penasaran.. Biar ini jga cpet dpost sequel nyaa ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s