Destiny [ Chapter 2 ]

junghyerinreq

Tittle : Destiny

Author : Jung Hyerin

Genre : Marriage-life, romance, friendship, sad

Main cast : Jessica Jung, Oh Sehun, Jeon JungKook

Support cast : Tiffany Hwang, Park
Chanyeol, Kim Taehyung, Kai Kim, Kwon Yuri

Poster by JungHani25

Note : FF ini pernah aku post juga di wp pribadiku http://junghyerin67.wordpress.com/

Chapter 2

~happy reading~

“bagaimana kalau pertunangan Jessica dan Sehun dilaksanakan minggu depan?”
“mwo?!” Seruku kaget.

~

”kenapa Sica, apa kau keberatan?” Tanya Boa ahjumma.
“ah..tidak, mungkin dia hanya tidak menyangka akan bertunangan dengan pria setampan Sehun.” ucap Taeyeon selaku eomma Jessica.

Sedangkan Jessica hanya tersenyum kaku dan melirik kearah namja yang ia ketahui bernama Sehun.
“ah…sepertinya pertemuannya sampai disini dulu.” Kata boa ahjumma.
“oh, ne sampai bertemu di acara pertunangannya…annyeong”

~destiny~

“eomma kenapa tidak memberitahuku kalau aku akan dijodohkan?” Seru Jessica kepada eommanya.
“maaf sayang, eomma tidak sempat memberitahumu mengenai perjodohan ini. Tapi kamu mau kan sayang, bertunangan dengan Sehun? Lagipula ia sangat tampan dan juga ia termasuk kriteriamu kan?”
“tidak eomma, walaupun ia termasuk kriteriaku dan ia juga tampan tapi aku tidak ingin dijodohkan… Lagipula aku sudah mempunyai namjachingu eomma, jadi tolong jangan paksa aku.”

“APA, kau sudah punya namjachingu?. ….. Putuskan dia secepatnya, eomma tidak ingin ia mengganggu kehidupanmu dengan Sehun nantinya.”
Jessica tercengang mendengar penuturan ibunya. Ia tidak menyangka hubungannya dengan Jungkook akan berakhir secepat ini.
“andwe eomma, aku tidak akan mengakhiri hubunganku eomma!”
“segera akhiri hubunganmu bila kamu sayang dengan eommamu. Eomma yakin Sehun akan menjagamu dengan baik. Kalau kamu tidak ingin eommamu kecewa, segera akhiri hubunganmu.” desis Taeyeon tajam lalu pergi meninggalkan anaknya sendiri.

~destiny~

Matahari yang masuk ke celah-celah jendela kamarku berhasil membuatku terbangun dari tidurku. Aku memutuskan untuk segera mandi agar semua bebanku berkurang. Melihat pantulan diriku di cermin sedikit membuat diriku tidak percaya, rambut acak-acakan, baju yang kusut, terdapat lingkaran hitam dibawah mataku. Sepertinya aku harus segera membersihkan badanku ini.

***********

Sekarang aku sudah siap dengan blouse dan celana panjang yang menghiasi tubuhku dan rambut kubiarkan terurai. Walaupun perasaanku saat ini kacau, aku tidak ingin hanya berdiam diri di dalam kamarku, lebih baik aku bertemu dengan sahabatku mungkin mereka dapat membuatku merasa lebih baik.

@Kyunghee University

Berbeda dengan kemarin, hari ini aku tidak lagi berangkat bersama dengan Jungkook oppa. Aku tidak ingin terlalu dekat dengannya lagi, mungkin dengan cara itu aku akan lebih mudah melupakannya.
“Sica-ya apa yang terjadi denganmu? Kenapa kau keliahatan sedih seperti itu? Tanya kedua sahabatku yang tiba-tiba muncul dan membuatku terkejut.
“yakk, kalian mengagetkanku saja!”
“hehe mian. Tapi kau belum menjawab pertanyaan kami sica.”
“baiklah aku akan menjelaskannya, tapi kalian jangan memotong penjelasanku, arraseo?
“baiklah sicachu.” Ucap kedua sahabatnya serentak.
Lalu aku pun menceritakan kejadian yang kualami……..

************

Sore ini aku putuskan untuk menemui Jungkook oppa di taman kampus. Setelah aku menceritakannya kepada sahabatku, mereka memberiku saran.y
Tapi kata mereka hanya aku yang dapat mengambil keputusan karena nantinya yang menjalankannya adalah diriku sendiri.

Aku dapat melihat Jungkook oppa yang berlari kearahku. Kemudian ia tersenyum sangat manis kepadaku.. Oh tidak….. Melihat senyumannya semakin membuatku susah untuk melupakanmu oppa.
“ada apa chagi? Kenapa tiba-tiba mengajakku bertemu? Apa kau merindukanku? Ucapnya saat tiba dihadapanku sambil menaik turunkan alisnya.
“yakk, oppa kau percaya diri sekali, aku hanya ingin bertemu denganmu saja bukan berarti merindukanmu oppa.” Ucapku sambil mengerucutkan bibirku.
“ya,,ya baiklah chagiya.”
Aku tersenyum miris mendengarnya masih memanggilku dengan kata-kata chagi.
“mian.” Hanya kata itu yang dapat kukatakan sebelum akhirnya airmata yang sedari tadi kutahan setetes demi setetes keluar dari mataku.
Jungkook yang panik melihat kekasihnya menangis langsung mendekap jessica ke dalam pelukannya.
“Sica-ya kenapa tiba-tiba kau menangis? Kau membuatku takut Sica.”
“mian……mian oppa hubungan kita yang baru berjalan beberapa hari ini kita akhiri saja oppa.. Mianhe jeongmal mianhe oppa.”
Hiks..hiks..hiks

Tangan Jungkook yang semula memeluk Jessica erat tiba-tiba melonggarkan pelukannya.
“wae….waeyo Sica? Apa aku ada berbuat kesalahan? Apa aku membuatmu marah? Tolong beritahu aku Sica, aku janji akan memperbaiki kesalahanku….. Jawab aku Sica”
“ani,,,tidak oppa… Oppa tidak berbuat kesalahan, aku hanya tidak ingin ada yang terluka karna hubungan kita nantinya oppa.”
“wae Sica? Aku ingin mendengar penjelasanmu langsung Sica.”
“mian oppa aku tidak bisa menjelaskannya, tapi aku yakin suatu saat oppa akan tahu alasannya.” Kata Jessica lalu pergi meninggalkan Jungkook yang sedari tadi mengeluarkan airmatanya.
Katakanlah ia pria yang cengeng tapi siapa yang tidak menangis apabila orang yang sangat dicintainya akan memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Padahal baru beberapa hari yang lalu ia sangat senang sekali karna hoobae yang selama ini diam-diam ia kagumi menerima cintanya.
Kemarin Jungkook dapat menjemput Jessica ke rumahnya lalu mereka bercanda bersama, tertawa bersama. Sekarang kebahagiaan yang didapat Jungkook sudah berganti menjadiy kesedihan. Ingin rasanya ia memutar kembali waktu bersama Jessica, tapi itu tidak mungkin terjadi. Jessica telah memustuskannya lalu meninggalkannya sendiri ditaman kampus ini.
Jungkook menghapus sisa-sisa airmatanya, ia tidak boleh terus menangis. Menangis tidak ada gunanya jika menangis hanya menghabiskan airmatanya bukan mendapatkan Jessica kembali. Maka dari itu ia tidak boleh terus menangis, ia akan berusaha mendapatkan Jessica kembali…… Ya,,, harus.

*************

Aku berlari ke tempat parkir kampus dengan airmata yang tidak hentinya mengalir. Tidak heran jika semua mata disekitar kampus menatapku heran. Aku tidak mempedulikannya yang ada dipikiranku saat ini hanyalah cepat sampai di rumah lalu menangis sekencang-kencangnya di kamarku.

.

Hiks hiks hiks

Tangisku pecah ketika sampai di rumah. Untungnya orang tua dan oppaku sedang bekerja, jadilah aku dapat menangis sekencang ini.
Mian,,, mianhe oppa….. Aku tidak bermaksud untuk mengakhiri hubungan kita, hanya saja aku tidak ingin mengecewakan keluargaku, terutama eommaku. Sejujurnya aku masih sangat mencintaimu oppa.

Hiks hiks hiks

Eomma aku tidak ingin mengecewakanmu, aku sudah memutuskan hubunganku dengan namjachinguku dan aku akan menerima perjodohan itu.

*************

Esok harinya aku tidak datang ke kampus, eomma memintaku membeli busana pertunangan bersama calon tunanganku, Sehun.
Aku melangkahkan kakiku mendekati eomma yang sedang membaca majalah.
“eomma, ada yang ingin kubicarakan bersamamu eomma.”
“bicara saja sayang.” Kata Taeyeon tanpa mengalihkan pandangannya dari majalah.
“ehm…. Eomma, aku sudah menuruti keinginan eomma. Aku menerima perjodohan itu eomma.”
Taeyeon berdiri dari duduknya lalu tersenyum cerah menghadap anak perempuannya.
“baguslah sayang, eomma yakin kau tidak akan mengecewakan eommamu ini.”
Jessica tersenyum tipis mendengarnya.
“lalu apakah kau sudah memutuskan pacarmu itu?” Tanya Taeyeon saat ingat kalau anaknya bilang ia sudah mempunyai pacar.
“hmmm…. Aku sudah memutuskannya eomma.”
“bagus, kau sudah mengambil keputusan yang tepat sayang. Sekarang keluarlah, Sehun sudah menunggumu di luar. Bersikaplah yang baik terhadapnya, ingat dia adalah calon tunanganmu.”
“ne eomma, aku pergi dulu.” Jawab Jessica lalu melangkahkan kakinya menuju mobil Sehun yang sudah menunggunya di halaman rumahnya.

.

“annyeong Sehun-ssi.” Sapa Jessica saat menaiki mobil Sehun.
“annyeong…. Kita akan ke butik mana?” Tanya Sehun to the point.
“aku rasa lebih baik kita ke Hwang’s Boutique, butik itu milik sahabatku jadi lebih baik kita kesana saja.”
“hmm…ne arraseo.”
Sehun pun melajukan mobilnya ke butik yang Jessica sebut.

Selama diperjalan Jessica tertidur, hingga ia tidak sadar kalau mereka sudah sampai.
Sehun mencondongkan tubuhnya mendekat kearah Jessica untuk membangunkannya, namun terhenti saat menatap wajah Jessica
“yeppo.” Gumamnya.

Sepertinya aku sudah menemukan penggantimu Yoona-ya, dan aku akan belajar mencintainya seperti aku mencintaimu dulu Yoona.

#TBC#

Kritik dan saran sangat dibutuhkan
Jangan lupa RCL ya ^^

16 thoughts on “Destiny [ Chapter 2 ]

  1. Argh! Kenapa Jessica harus mutusin Jungkook??!!! ;_;
    Sehun nongolnya bentar doang masa -_,-
    Aku penasaran sama masa lalunya Sehun.. Sehun mantan pacarnya Yoona kan ya? Kok mereka bisa putus? ‘-‘a
    TaeYeon ngebet amat jodohin Jessica -_-
    Suka sama FF nyaaaaaa :3
    Ditunggu chap 3 nya😉

  2. next chap mungkin sehunnya bakal sering keliatan kok chingu
    klo tentang sehun sama yoona nti bakal dijelasin di chap selanjutnya…..
    klo mau baca introduce castnya bisa di wp pribadiku, disitu ada sedikit penjelasannya
    ditunggu yaa ^^

  3. aduch..kependekan chingu bikin penasran aja
    wahh sica eonni bner” anak yg berbakti sampe mau mutusin Kookie segala masa…Kkk~
    yaah sehun malah inget mantan’nya tuh,,jangan biarin sica eonni cuma jadi pelampiasan doank yah chingu ^o^

  4. yoona itu mantannya sehun? atau apa huaa gak rela kooksica pisah T.T kasian kookienya , yaudah lanjut aja ya thorr penasaran juga.. oh iya mian commentnya di chap 2 tapi chap 1nya udh aku baca

  5. anneyeong…. aq suka bget crita fff mu ni. law gk slah q udh bc part 1’a di JJF
    tp gk nyangka part 2’a udh dipost di wp u… & q nggu bget lnjutan’A …

  6. Makasih ya , tp mian chingu aku ga pernah post ff di JJF dan disini aku hanya jadi author aja
    Chapter berikutnya sdh di post di wp pribadiku chingu ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s