That Doll

sicasica-copy

Title: That Doll

Author: JungWynAh

Genre: Creepy, Horror.

Cast:

Jessica Jung

Byun Baekhyun

Other cast:

Park Chanyeol

Poster: MilkyBaby05

Note: Mianhamnida! aku lama banget ngilangnya ._.

WARNING!  kalo ff ini gak serem juga aku gak tanggung yak.. soalnya ini pertama kali aku bikin ff serem wks x3

Happy reading ._.

~~~~~~

“Aku sudah di tangga ke 1″

“Kenapa kau membuangku?”

“Bersiaplah, aku di depan pintu kamarmu”

~~~~~~~~~~

Author pov’s

Byun Baekhyun, atau biasa dikenal dengan Baekhyun. Namja berumur 22 tahun tapi berparas babyface sehingga orang sekitarnya tidak akan menyangka kalau umurnya sudah 22 tahun.

Bahkan sifat dan kelakuannya pun tak melebihi anak berumur 10 tahun.

Namja mana yang sudah berumur 22 tahun tapi masih hobi mengoleksi boneka-boneka lucu dan cantik, atau lebih tepatnya ‘Maniak’

Hingga suatu hari…

.

.

.

“..Srett”

“Sepertinya aku meninjak sesuatu” gumam Baekhyun sambil mencoba mencari sesuatu yang diinjaknya.

“Boneka?” gumamnya kecil sambil mengambil boneka yang sempat terinjak olehnya.

Boneka gadis berukuran sedang dengan rambut brunette bergelombang dan baju ala Eropa dan mata coklat hazelnya.

Sungguh sayang untuk di buang kan?

Begitu juga dengan apa yang ada di pikiran Baekhyun setelah melihat boneka di tangannya itu. Entah tersihir apa tiba-tiba mata Baekhyun berbinar-binar melihat boneka Eropa itu.

“Sayang sekali kamu di buang, lihatlah kamu itu masih sempurna sekali. Yah walaupun sedikit lusuh tapi setelah kamu dibersihkan pasti kamu akan menjadi cantik lagi. Kajja kita pulang” ucap Baekhyun sambil tersenyum dan memasukkan boneka itu ke dalam tas nya.

Tanpa Baekhyun sadari, boneka itu terseyum dengan sinis.

~~~~

Baekhyun pov’s

Kasihan sekali boneka malang ini, padahal dia saanggatt cantik! Entah anak kecil mana yang tega membuang boneka seindah ini.

“Nah, kau duduk disini dulu yah, aku akan memandikanmu” ucapku sambil mengeluarkan boneka ini.

“Drrtt… Drrtt”

Baru saja aku mau ke kamar mandi untuk menyiapkan air tiba-tiba ponselku berbunyi.

“Yeoboseyo..” ucapku dengan malas sambil berjalan ke arah kamar mandi

“Ada apa?”

-Dug-

“Aku sedang sibuk Park Chanyeol”

-Srett-

“Aku baru saja mau memandikan pacar baruku! Kau tahu? Dia sangatlah cantik! Rambutnya bergelombang dan berwarna brunette, bahkan matanya berwarna coklat hazel. Dia sangat indah!”

-Pluk-

Setelah mendengar suara aneh, aku segera kembali keruang tamu, ketempat dimana aku menaruh si boneka cantik itu.

Tapi begitu aku sampai aku melihat boneka cantik itu tergeletak di lantai.

“Aigo.. Pasti aku tidak sengaja menjatuhkanmu, mianheyo.. Kajja kita bersihkan dirimu” baru saja aku berputar tapi aku merasa seperti menendang sesuatu.

“Cutter? Bukan kah cutter ini ada di tasku? Bagaimana bisa keluar yah..” tak mau tahu dengan cutter ini, aku menaruh cutter itu di meja dan pergi ke arah kamar mandi.

——–

Author pov’s

“Nah.. karena kau sudah bersih dan wangi maka aku bisa menamaimu sekarang!” ucap Baekhyun setelah selesai memandikan bonekanya.

“Jadi.. Apa yah kira-kira nama yang bagus untukmu…?”

“Je..Jessica? Iya Jessica! Baiklah sekarang namamu adalah Jessica Jung! hehe itu nama yang cocok untuk boneka eropa sepertimu, kau suka kan?” ujarnya lagi sambil memeluk Jessica.

Dan lagi– Jessica kembali tersenyum, tapi senyumannya lebih mirip seperti sebuah seringaian dalam pelukan Baekhyun.

—-

Esok nya.

“Ya! Baekhyun!!” teriak seorang namja tinggi sambil mengejar sahabatnya.

“Ceritakan!! Ceritakan padaku dimana kau menemukan yeoja seperti yang kau bilang kemarin” ucap Chanyeol— teman Baekhyun sambil menepuk pundak Baekhyun dan mengatur nafasnya.

“Aah, maksudmu Jessica?” jawab Baekhyun dengan santai.

“Jessica? Jadi nama yeoja itu Jessica.. Lalu dimana kau menemukannya?” tanya Chanyeol lagi.

“Dijalan. Aku tidak sengaja menginjaknya, lalu aku memungutnya dan membawanya pulang” jawab Baekhyun tanpa berpaling dari handphonenya.

“Mwo?! K-kau menginjak seorang yeoja?!! Ya Byun Baekhyun! Apa yang ka-” belum selesai Chanyeol berbicara Baekhyun segera menutup mulutnya.

“Calm down Park Chanyeol. Jessica itu sebuah boneka. B-O-N-E-K-A” jawab Baekhyun sambil melafalkan kata boneka.

“Aish! Harusnya aku tidak usah mengharapkan sesuatu darimu, si maniak Boneka. Carilah yeojachiingku yang asli!” ucap Chanyeol sambil menatap Baekhyun kasihan.

“Andwae! Nanti tidak ada yang menjaga boneka ku. Siapa yang akan menjaga Baby, eururongi, ace, puppy, canine dan terutama Jessica jika aku pergi berkencan?” tolak Baekhyun sambil membayangkan koleksi boneka kesayangannya.

“Terserah.. Aku bisa gila jika harus melawanmu.” gumam Chanyeol dengan pasrah.

“Aah! ini, foto Jessica. Cantik kan?”

“Entahlah.. Dia sih cantik , hanya saja dia sedikit seram. Lihat saja boneka itu tidak ada senyumnya sama sekali. Apalagi mata foxynya seperti mau membunuh seseorang saja. Di tambah aura kelam disekitarnya.. Dan lihat saja tangannya, kenapa jarinya hanya ada 9? Mengerikan sekali.” ucap Chanyeol sambil menatap ngeri foto Jessica.

“Iish, kau memang tidak tahu tentang boneka. Jessica adalah boneka tercantik yang pernah aku temui!” ucap Baekhyun kesal sambil meninggalkan Chanyeol. Sementara Chanyeol hanya bergidik ngeri mengingat foto Jessica.

——-

Baekhyun pov’s

Huh! dasar Park Chanyeol tidak tahu apapun tentang boneka. Jessica ku adalah boneka tercantik yang pernah ada!

Tapi entah kenapa perkataan Chanyeol kembali mengiang lagi di kepalaku.

“Entahlah.. Dia sih cantik , hanya saja dia sedikit seram. Lihat saja boneka itu tidak ada senyumnya sama sekali. Apalagi mata foxynya seperti mau membunuh seseorang saja. Di tambah aura kelam disekitarnya.. Dan lihat saja tangannya, kenapa jarinya hanya ada 9? Mengerikan sekali”

Tangan?

“Masa sih? Kok aku tidak melihatnya” ucapku sambil membuka foto Jessica dan melihat tangannya dengan teliti.

“1..2..3..4..6..9?! Aah mungkin karena waktu itu terinjak denganku makanya jarinya hilang satu” ucapku sambil menenangkan diri agar tak berpikiran buruk tentang Jessica.

~~~~~~

7 hari kemudian.

Sriingg..

Perasaan itu lagi..

Entah kenapa akhir-akhir ini aku selalu mendapatkan perasaan seperti ini.

Rasanya seperti ada yang mengamatimu dan tatapan itu sangatlah tajam.

Dan…

Selalu Jessica yang sepertinya melihat ke arahku, tapi aku selalu membuang perasaan itu jauh-jauh. Jessica bukanlah boneka setan seperti yang Chanyeol bilang. Atau mungkin?

~~~~

“lama kelamaan aku semakin takut denganmu.. Apa jangan-jangan kau itu boneka jelmaan setan? Hahaha tapi itu tak mungkin kan” ucapku sambil mengangkat Jessica tinggi-tinggi.

“Lihatlah! Tidak ada yang salah kan denganmu, Chanyeol saja yang terlalu paranoid. Kau kan sangat cantik” ucapku lagi sambil memutar badan Jessica.

Tiba-tiba pandangan mataku terkunci pada bagian belakang baju Jessica.

“Bercak merah..? Darah?!” pekikku sambil kembali memutar badan Jessica, tiba-tiba wajah Jessica seperti menampakkan seringaian.

“Kyaaa!!!” teriakku sambil melempar Jessica kesembarang tempat.

.

.

10 menit berlalu tapi tidak terjadi apapun, Jessica juga hanya diam di tempat aku melemparnya tadi. Dengan taku akupun mulai berjalan mendekat ke arah Jessica dan melihat wajahnya.

“Tidak ada seringaian seperti tadi” –gumamku sambil kembali memperhatikan Jessica.

“Aaah.. Byun Baekhyun berhentilah paranoid seperti ini” ucapku pada diri sendiri lalu menaruh Jessica di lemari kaca,– dimana aku menyimpan semua boneka lamaku dan menguncinya.

~~~~~~~~~~

Author pov’s

Setelah menaruh Jessica di lemari kaca Baekhyun langsung masuk ke dalam kamarnya yang terletak di lantai 2.

.

.

Tepat jam 12 malam, Baekhyun sudah terlelap dalam tidurnya, tiba-tiba terdengar suara seseorang.

“Krieek..”

.

.

“Kenapa kau membuangku?”

.

.

“Aku sudah berada di dekat tangga Baekhyun-sshi”

.

.

“Aku sudah di tangga ke 1″

~~~~

Dengan nafas yang tergesa-gesa Baekhyun langsung terbangun dan melihat ke arah pintu kamarnya.

Hening.

“Mimpi yang aneh.. Tapi siapa yeoja itu” gumam Baekhyun sambil berusaha untuk kembali tertidur.

—-

Besoknya

Sriiing..

Baekhyun yang baru turun dari kamarnya langsung melihat ke arah Jessica. Dan benar saja, Jessica sedang menatapnya.

“A-a-aneh sekali.. Hahaha.. Mu-mungkin aku yang meletakkannya seperti itu. I-iya seperti itu” ucap Baekhyun dengan terbata-bata sambil langsung berlari keluar rumah.

Dan untuk kesekian kalinya Jessica kembali mengeluarkan seringaian selepas kepergian Baekhyun.

~~~

Baekhyun pov’s

“Kenapa kau lesu sekali?” ucap seseorang yang tiba-tiba menepuk pundakku.

“Sepertinya aku kurang tidur, semalam aku sama sekali tidak bisa tidur karena bermimpi aneh” jawabku setelah tahu yang menepuk pundakku adalah Chanyeol.

“Jjinja? Memang kau bermimpi apa?” tanyanya lagi, setelah itu aku menceritakan mimpiku serta kejadian yang tadi pagi aku alami.

.

.

“Benar kan yang aku bilang!! Bonekamu itu menyeramkan Baek. Lebih baik kau buang saja” ujar Chanyeol sambil kembali bergidik ngeri.

“YA! Tapi kan belum ada bukti kalau yeoja di mimpiku itu Jessica! Lagipula dia itu boneka, mana mungkin bisa berjalan!” ucapku sambil setengah berteriak, mana ada sejarah seorang Byun Baekhyun membuang koleksinya sendiri.

“Demi kebaikanmu lebih baik kau buang boneka itu, atau kau taruh di museum atau dimana gitu. Asalkan jauh dari mu” ucap Chanyeol lagi.

“No! No is forever No” jawabku sambil pergi menjauh dari Chanyeol.

———————————-

Sesampainya di rumah aku masih berdiri di depan pintu, masih ada sedikit rasa takut untuk masuk kedalam.

Setelah hampir 5 menit aku mematung di depan akhirnya aku memberanikan diri untuk masuk, untungnya tidak ada apa-apa.

.

.

“Kumohon jangan menatapku lagi” gumamku sambil menutup mata dan berjalan ke arah tangga, saat membuka mata untungnya posisi Jessica membelakangiku, sehingga aku bisa dengan tenang naik ke atas.

“BRAK!!”

“Kyaa!!!! Jebal!! ” teriakku sambil berlari terbirit-birit dan mengunci pintu kamar.

——-

Author pov’s

Setelah waktu yang panjang akhirnya tengah malam pun tiba, seperti biasa Baekhyun yang sedang terlelap kembali terbangun dan menatap pintu kamarnya dengan ketakutan.

Dan akhirnya kembali terjaga hingga pagi pun tiba.

Dengan perlahan Baekhyun menuruni tangga dan kembali melihat Jessica, dengan posisi menatapnya lagi dengan tajam.

Kali ini Baekhyun tidak mau ambil pusing dan segera keluar dari rumahnya.

.

.

“Jadi, kenapa lagi dengan si Jessica mu itu?” tanya Chanyeol saat melihat Baekhyun duduk di bangku kelas dengan lesu.

“Bukan Jessica, tapi mimpiku yang aneh” jawab Baekhyun sambil menundukkan kepalanya.

“Kau tahu? Mimpi itu datang lagi, tapi kali ini yeoja itu bilang bahwa dia sudah di tangga ke 4 dan terus bilang bahwa aku harus bersiap” ucap Baekhyun sambl mengacak-acak rambutnya sambil menyalurkan rasa frustasinya.

“Sudah ku bilangkan? Buang Jessica dan kau tidak akan seperti ini”

“Kau tidak mengerti yah? Ini bukan salah Jessica! Yeoja sialan di mimpiku yang membuatku begini.” jawab Baekhyun sambil menatap Chanyeol tajam.

~~~~~

Semakin hari kondisi Baekhyun semakin kacau, bahkan yang paling parah adalah jumlah anak tangga yang di naiki oleh yeoja di mimpinya pun selalu bertambah setiap hari.

Sudah hari ke 6 Baekhyun terus-terusan menatap ke arah pintu kamarnya di tengah malam sambil ketakutan.

Dan selama 6 hari itupun Jessica terus-terusan menatap Baekhyun, makin lama tatapannya semakin tajam.

Hingga tepat di hari ke 7, saat tepat jam 12 malam.

.

.

.

“Aku sudah di tangga terakhir”

.

.

“Lihatlah, aku di depan pintu kamarmu”

.

.

“Bersiaplah Baekhyun.. Aku akan masuk ke dalam”

.

TOK! TOK! TOK! TOK! TOK!

Baekhyun yang sedang tidur langsung terbangun dengan keringat dingin sana sini, sambil melihat ketahukan ek arah pintu kamarnya yang tengah di gedor-gedor oleh seseorang.

“N-n-nu-nuguse-seyo?” teriak Baekhyun sambil ketahukan, namun bukan jawaban yang di dapatnya, malah bunyi ketukan pintu yang semakin keras, seperti memaksa ingin masuk.

TOK!! TOK!! TOK!! TOK!! TOK!! TOK!!

Dan setelah gedoran pintu yang semakin kencang, akhirnya pintu kamar Baekhyun pun terjatuh dan di belakangnya menampakkan sebuah boneka dengan pisau tajam di tangannya.

“J-j-jes-s-si-si-ca..” gumam Baekhyun kecil sambil menatap Jessica dengan tatapan ketakutan.

“Surprise..” setelah mengucapkan itu Jessica langsung loncat ke hadapan Baekhyun.

“Kyaa!! Jebaall!!!” teriak Baekhyun sambil berusaha menjauh dari Jessica.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Besoknnya.

.

.

.

Ting..Tong….

Ting..Tong….

“Eh? tidak terkunci?” gumam orang yang sedari tadi memencet bel dan membuka knop pintu itu.

“Aneh sekali, biasanya dia selalu mengunci pintunya” ucap orang itu lagi sambil berjalan masuk ke dalam, baru beberapa langkah dia masuk kedalam, tiba-tiba matanya membulat saat melihat temannya.

“Astaga!! Baekhyun!!” ucap namja itu yang ternyata adalah Chanyeol sambil menutup mulutnya melihat keadaan Baekhyun yang menggenaskan.

Kepalanya yang hampir putus, badan serta kakinya yang penuh luka tusuk, serta bagian jantungnya yang bolong. Dan jangan lupakan badannya yang berdarah-darah serta darah yang berceceran kemana-mana.

Dan tepat di belakang badan Baekhyun, ada Jessica yang menatap Chanyeol sinis sambil duduk manis di lemari kacanya.

Setelah menatap Chanyeol dengan tajam dan tersenyum penuh seringaian, Jessica tiba-tiba menghilang begitu saja.

~~~~

Epiloque

“Mommy! Lihat boneka ini.. Neomu yeoppo!” ucap gadis kecil sambil memunguti boneka berukuran sedang dari belakang semak-semak.

“Jinja? Sayang sekali kalau di buang, kira-kira siapa yah pemiliknya” jawab eomma dari gadis itu.

“Bolehkan mom kalau boneka ini Eunji bawa pulang? Boleh ya mom.. Eunji ingin sekali boneka ini” ucap gadis kecil yang diketahui bernama Eunji.

“Geurae, tapi kenapa jari boneka itu hanya ada 8?” tanya eomma Eunji dengan heran.

“Gwenhcana eomma.. Mungkin pemiliknya dulu jahat dengannya makanya boneka ini kabur” ucap Eunji dengan polos sambil memeluk boneka di tangannya dengan lembut.

“Begitu yah? Yasudah kajja kita pulang, appa sudah menunggu di rumah” ucap eomma Eunji sambil memegang tangan Eunji.

Dan tanpa mereka ketahui boneka itu kembali berseringai dengan kejam.

~~~~~~~~~~~~THE END~~~~~~~~~~~~

Aku rasa ini ff juga gaada serem-seremnya ._.

Sebenernya aku bikin ff ini terinspirasi dari cerita temen aku, cerita aslinya lebih serem sih ._. tapi entah kenapa begitu aku bikin ff ini jadi aneh T_T

Semoga kalian suka yah, jangan lupa untuk RCLnya :D

Mian aku udah lama ga muncul di sini, padahal aku udah bilang dalam hati kalo ntar aku jadi multi author aku bakalan fokus ke semuanya, eh ternyata aku lupa sama real wordpress aku sendiri TT_TT dan ternyata aku lupa ngepost cerita ini di sini ._.

Aku juga jadi ga enak sama author yg gabung di wordpress aku, Hyerin67 ._. padahal aku owner tapi aku malah jarang muncul..

Makasih juga buat para readers yg setia buat nunggu ff aku ._. aku gak tau musti bilang apa lagi..

Mungkin antara senen ato selasa aku akan ngepost ff baru, dan gak akan lupa buat post disini kok jadi kalian tenang aja yah😀

2 thoughts on “That Doll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s