YOU ARE MINE (THE END)

14022108729881

Main Cast : JESSICA JUNG | XI LUHAN | OH SEHUN | KWON YURI

Support cast : find it by your self

Genre : romance, friendship, hurt

Length : chapter

Happy Reading🙂

“Jess, aku mencintaimu” ujar Sehun seraya menatap dalam manik mata milik Jessica
“k-kak?” ujar Jessica terkejut

YOU ARE MINE

“aku telah mencintaimu sejak saat itu. Jess, maukah kau menjadi kekasihku? Tolong jangan buatku kecewa Jess. Aku hanya akan mengatakan ini pada wanita yang akan menjadi tempat pelabuhan terakhirku. Kau tahu Jess, banyak sekali pertanyaan terlintas dibenakku. Mengapa didekatmu aku begitu bahagia? Mengapa saat kau menatapku seolah-olah aku telah terperangkap pada pesonamu? Mengapa jantung ini semakin cepat berdetak disaat aku berada disampingmu? Bagiku, kau adalah gambar yang sempurna Jess. Aku seolah mempunyai mimpi baru, yaitu menjadi pria yang lebih baik lagi untuk dirimu, Jess. Maukah kau menjadi wanitaku untuk yang pertama dan terakhir Jessica Jung?”

Jessica menatap lekat iris mata Sehun. Sangat jelas ketulusan dan kesungguhan melekat disana.

“a-aku, aku mau jadi kekasihmu”

“benarkah? Terimakasih Jess. Kau tahu, aku merasa sangat beruntung menjadi cintamu Jess”

Sementara itu….

“Lu, mengapa kau mengacuhkan ku?” ujar Yuri

“aku hanya tidak ingin berbicara” ujar Luhan yang kini tengah duduk seraya mendengarkan alunan lagu melalui earphonenya. Saat ini mereka tengah berada di ruang musik.

Yuri tampak geram. Sudah satu jam ia menunggu Luhan hanya untuk bisa berbicara dengannya. Tapi, mengapa Luhan malah mengacuhkan Yuri begitu saja. Yuri akhirnya melepas paksa earphone yang Luhan pakai.

“Lu, aku mencintaimu. Tak tahukan kau, aku sangat ingin memilikimu. Aku telah menunggumu selama dua tahun Lu. Aku selama ini memperhatikanmu diam-diam. Aku, aku mencintaimu Lu. Mengapa kau malah mengacuhkanku? Apa kau tidak bisa merasakan ketulusanku Xi Luhan!!!” isak Yuri

“Yuri?” ujar Luhan terkejut

“Lu, maukah kau menjadi kekasihku? Aku sudah melepaskan harga diriku hanya untukmu Lu. Seharusnya seorang pria yang mengatakan hal ini padaku. Tapi, aku rela melepaskan harga diriku dan membuangnya jauh hanya untukmu, Lu” ujar Yuri dengan air mata diwajahnya. Ia terduduk lemas dan menunduk. Luhan, benar-benar dibuat terkejut oleh gadis didepannya ini. Ia hanya bisa diam seribu bahasa.

“tolong jangan mengecewakanku, Lu. Jika kau menolakku, aku akan mati Lu. Aku ingin seperti Jessica yang terlihat begitu bahagia dengan Sehun yang selalu memperhatikannya, Lu. Aku ingin bahagia seperti mereka” isak Yuri

“aku lebih baik mati saja Lu, tanpa ada kau disampingku, hidupku tak ada artinya, Lu”

“Yuri, j-jangan seperti itu. A-aku, aku menerimamu Yuri” ujar Luhan

“benarkah Lu? Terimakasih, aku sangat beruntung bisa memilikimu” ujar Yuri senang kemudian memeluk erat tubuh Luhan.

Sebulan sudah Jessica menjalankan perannya sebagai kekasih Sehun begitu juga Luhan dengan Yuri. Jessica, sebenarnya ia merasakan perih dihatinya ketika ia harus melihat perlakuan manis Luhan kepada Yuri. Ketika Luhan yang menyuapi Yuri. Ketika Yuri yang menggandeng tangan Luhan manja. Ketika mereka berdua saling menatap satu sama lain, entah mengapa hati Jessica terasa ditusuk oleh ribuan jarum. Sementara Luhan, ia juga sama terlukanya dengan Jessica. Semua perlakuan manis Sehun pada Jessica membuat hatinya sesak. Sehun yang selalu menggenggam tangan Jessica. Jessica yang selalu melemparkan senyumannya saat didekat Sehun. Jessica yang begitu memeperhatikan Sehun. Sungguh, jika ia orang yang egois, ia akan menarik tangan Jessica dan membawanya pergi ke suatu tempat dimana hanya ada dia dan Jessica.

Hari itu, hujan turun membasahi kota Tokyo. Luhan tengah menatap sebuah foto seorang gadis yang tengah tersenyum manis kearah kamera. Jessica, ia sungguh merindukan suara gadis itu, sudah satu bulan Luhan tidak bisa melihat gadis yang dicintainya. Ia sangat sibuk mengurusi sekolah dan kekasihnya, Yuri. Tanpa Yuri ketahui sebenarnya Luhan masih sangat mencintai Jessica. Awalnya, ia ingin melupakan Jessica dengan menjadi kekasih Yuri. Namun, ia menjadi sangat terluka sekarang. Akhirnya, ia mengambil sebuah gitar dan mulai memetiknya. Beberapa menit kemudian, permainannya terhenti ketika seseorang berada di hadapannya.

“kak” isak seorang gadis dengan tubuh yang basah

“J-Jess?” ujar Luhan terkejut

“kau kenapa kesini, Jess? Tak tahukah kau diluar hujan? Kau jadi kehujanan Jess?” ujar Luhan dengan nada khawatir dan mendekati Jessica.

“kak” ujar Jessica kemudian memeluk tubuh Luhan erat

“k-kau kenapa Jess?” ujar Luhan panik

“aku, aku tidak sanggup lagi kak. Aku, tidak bisa lagi menahan perasaan ini. Sakit rasanya melihat kau dengannya, kak. Aku mencintaimu” isak Jessica

“Jess?”

“aku tahu, ini salah. Tapi, tak bisakah kita bersikap sedikit egois kak?” isak Jessica

“Jess, aku juga mencintaimu. Sangat Jess” ujar Luhan kemudian mempererat pelukannya dengan Jessica

“aku juga merasakan sakit dihatiku Jess. Saat kau tak ada disampingku, rasanya aku ingin mati”

Lama mereka berada dalam posisi berpelukan. Hingga, Jessica melepas pelukannya.

“maaf, kak. Seharusnya aku tidak melakukan ini” ujar Jessica menyesal

“tak apa Jess. Aku mengerti, maafkan aku. Aku begitu pengecut untuk menjadikanmu sebagai kekasihku, Jess. Aku mencintaimu, bisakah kita bertahan seperti ini saja. Walau di belakang mereka, tak apa Jess. Asalkan kau berada disisiku, aku hanya ingin memilikimu”

“Kak, aku juga sama sepertimu. Aku hanya ingin berada didekatmu”

Satu minggu Jessica dan Luhan menjalani hubungan mereka tanpa sepengetahuan Sehun dan Yuri. Ya, mereka sekarang hanya mementingkan perasaan mereka. Kini, hari-hari mereka berubah menjadi lebih berwarna. Hari-hari, mereka lalui dengan penuh cinta dan kasih sayang. Luhan, tidak ingin sedetikpun melewati waktu tanpa Jessica disisnya. Begitupun dengan Jessica. Mereka sangat bahagia dengan keadaan mereka saat ini. Setiap harinya mereka bertemu di belakang kampus. Dihari sabtu dan minggu, mereka pergi berkencan mendatangi tempat-tempat yang mereka suka.
Namun, keadaan Yuri dan Sehun berbeda. Yuri dan Sehun menjadi jarang bertemu dengan kekasih mereka. Mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak karena kekasih mereka tidak membalas pesan mereka maupun mengangkat telephone mereka. Saat dikampus, Yuri dan Sehun pun tidak bisa bertemu dengan kekasih mereka dalam waktu yang lama, karena kekasih mereka tiba-tiba saja menghilang entah kemana.

“bagaimana hubunganmu dengan Jessica?” ujar Yuri dengan wajah yang murung

“baik. Kau?” ujar Sehun

“sungguh? Aku tidak baik. Kenapa akhir-akhir ini Luhan tidak bisa dihubungi? Saat dikampus pun dia sangat suka menghilang. Kurasa Jessica juga seperti itu. Aku tidak melihat dia bersamamu akhir-akhir ini, dia juga tidak bisa dihubungi. Ya Tuhan, jangan bilang mereka-“

“mereka apa? Jangan menuduh kekasihku sembarangan. Bukankah dia sahabatmu? Bagaimana kau bisa menuduhnya yang tidak-tidak?” ujar Sehun kesal

“ah, aku hanya frustasi sekarang!” kesal Yuri

“jangan berpikiran yang macam-macam” ujar Sehun sinis

“iya” ujar Yuri kesal

‘aku khawatir dengan mereka, Sehun. Jika kau tidak ingin menyelidiki mereka, baiklah aku sendiri yang akan menyelidikinya’ batin Yuri

‘sebenarnya, aku juga merasakan apa yang Yuri rasakan. Aku juga sempat mencurigai mereka. Terlebih saat mereka bersama, tatapan mereka seolah memancarkan rasa penuh cinta. Dan disaat mereka bersama, mereka lebih mudah tersenyum. Tapi, aku percaya pada Jessica dan Luhan. Mereka berdua tidak mungkin mengkhianatiku’ batin Sehun

Sabtu siang…

“Kak, kita naik wahana iu ya?” ujar Jessica seraya menunjuk pemainan roller coaster. Mereka tengah berada disebuah pusat taman rekreasi.

“baiklah, tapi kau jangan menangis” ujar Luhan dengan nada mengejek

“tidak akan kak. Kau meremehkanku?” ujar Jessica cemberut, yang dibalas senyuman oleh Luhan.

Siang itu mereka habiskan waktu mereka untuk bersenang-senang. Mereka mencoba semua wahana permainan yang ada ditaman itu. Mereka melewatkan siang itu dengan canda tawa.
Akhirnya mereka memutuskan unutuk pulang. Di perjalanan, Jessica tidak sengaja melihat kedai ice cream.

“Kak, aku ingin ice cream” rajuk Jessica

“tidak, disini dingin dan kau meminta ice cream?” tolak Luhan

“Kak, kau jahat. Aku ingin sekali memakan itu” ujar Jessica dengan wajah yang cemberut

“hah, baiklah Jessica ku sayang” ujar Luhan pasrah

“terima kasih, Kak. Aku mencintaimu” ujar Jessica tersenyum

“kau selalu begitu. Jika ada maunya, bersikap sangat manis” ujar Luhan kemudian meninggalkan Jessica yang tersenyum manis.

“Jessica, kau tega sekali” ujar Yuri sinis

“Y-Yuri?” ujar Jessica terkejut

“cih, ku kira kita bersahabat. Tetapi, aku salah. Kau jahat Jess. Kau mengetahui kalau aku adalah kekasih Luhan dan kau adalah kekasih Sehun. Tapi mengapa kalian menghianati kami? Dasar wanita lancang, kau bukan lagi temanku. Aku benci denganmu. Tak tahukah aku sangat mencemaskan keadaan Luhan yang menghilang belakangan ini. Luhan yang tidak lagi bersikap hangat kepadaku. Luhan yang tidak pernah mengangkat teleponku. Jangan pernah menampakkan wajahmu yang sok polos itu didepanku lagi atau aku akan membunuhmu Jung Jessica, seorang perusak hubungan orang lain” geram Yuri

“Y-Yuri, aku tidak bermaksud” ujar Jessica yang berjalan ingin memeluk Yuri dengan wajah yang dipenuhi dengan airmata. Namun, Yuri mendorong tubuh Jessica hingga Jessica berada di tengah jalan. Saat itu, mobil dengan kecepatan tinggi telah melaju kencang dan…

“AAAAAAAAAAA”

BRAKKK!!!

“Jessicaaaaaa!!!!”

Tubuh kurus milik Jessica membentur jalan. Darah segar mulai mengalir keluar dari tubuhnya. Yuri yang melihat kejadian itu begitu terkejut. Tubuhnya bergetar hebat, perlahan terdengar isakan Yuri yang begitu kencang.

“Jess” lirih Yuri, kemudian ia melihat Luhan yang tengah berjalan kearahnya. Yuri segera berlalu dari tempat itu.

Luhan yang baru saja membeli ice cream, tiba-tiba dibuat bingung oleh kerumunan orang didepannya.

“ada apa ini?” ujar Luhan penasaran. Dengan perlahan, Luhan mendekati kerumunan orang didepannya. Tubuh Luhan menegang seketika, kantung ice cream ditangannya jatuh.

“Jeessssss!!!” teriak Luhan kemudian mendekap erat tubuh Jessica.

“Jess, kumohon jangan tinggalkan aku. Kenapa bisa begini Jess?” isak Luhan, kini air mata telah membuat aliran sungai di wajah Luhan. Luhan menyentuh wajah Jessica yang diselimuti oleh darah. Tubuh Luhan kini telah dipenuh dengan darah.

Beberapa menit kemudian ambulance datang.

Rumah sakit….
“aku telah bertanya pada orang-orang disekitar kejadian. Jessica, tertabrak saat ia hendak pergi menyusulmu, Lu.” Ujar Sehun yang berada di samping Luhan. Ya, Sehun telah mengetahui kejadian ini. Ia langsung pergi menemui Luhan. Satu pukulan telah mendarat di wajah tampan milik Luhan. Tentu saja pukulan itu dari seorang Sehun yang sangat marah ketika mengetahui kekasihnya berhubungan dibelakangnya dengan seorang pria yang bernama Luhan. Yuri telah menceritakan semuanya, tak terkecuali saat Yuri yang mendorong Jessica hingga Jessica belum sadarkan diri di rumah sakit. Tentu saja hal itu membuat Sehun geram dan marah kepada Yuri. Namun, Sehun lebih memilih menggunakan otaknya dari pada kekerasan. Toh, kekerasan tidak akan mengembalikan ke keadaan semula. Ia memutuskan untuk membuat rencana untuk membohongi Luhan dan Jessica. Ya, Luhan dan Jessica juga telah begitu lancang membohonginya dan kini tiba saatnya Sehun membalas semua itu.

“maaf” ujar Luhan

“cih, simpan saja permintaan maafmu itu, Lu” ujar Sehun sinis

“dimana Jessica?” ujar Yuri panik

“aku dengar dia kecelakaan, dimana dia sekarang?” tambah Yuri dengan wajah yang dihiasi air mata

“Jessica masih belum sadar. Tenanglah” ujar Sehun

“bagaimana ini bisa terjadi?” lirih Yuri

‘harus ku akui, akting Yuri sangat bagus’ batin Sehun

Keesokan harinya, dokter yang menangani Jessica berbicara pada Luhan, Sehun dan Yuri.

“bagaimana keadaan Jessica? Apa dia telah sadar?” ujar Luhan panik

“maaf. Jessica, telah tiada” ujar dokter itu dengan raut wajah penyesalan

“apa? T-tidak mungkin? Ini tidak mungkin! Jessica!!!” teriak Luhan

“kepalanya terbentur sangat keras sehingga kepalanya mengalami pendarahan” ujar dokter

“tak bisakah kau mengembalikan Jessica hah? Aku akan bayar berapapun asal Jessica kembali. Tolong kembalikan Jessica” teriak Luhan seraya memegang kerah sang dokter

“sudahlah Lu, Jessica sudah tiada” ujar Sehun

“Lu, Jessica akan sedih melihat kau seperti ini” ujar Yuri seraya memegang kedua bahu Luhan. Luhan hanya bisa merutukki kebodohannya yang tak bisa menjaga Jessica. Ia begitu mencintai Jessica. Kenapa Tuhan tidak mengambil nyawanya saja. Kenapa harus Jessica? Disaat cinta mereka dapat terbalaskan, mengapa selalu ada saja yang memisahkan?

“maaf, Jess” lirih Luhan

Hari mulai menjelang malam, namun Luhan tidak berniat meninggalkan laut tempat kekasihnya di semayamkan. Luhan masih belum bisa menerima semua ini, hatinya terasa sakit. Ia merasakkan jantungnya berhenti berdetak. Kini, separuh jiwanya telah tiada dan itu semua karenanya.

“AAAAAAAA!!! Kenapa? Kenapa kau meniggalkanku Jess?!!!” teriak Luhan

“bawa aku bersamamu Jess. Apa kau tidak mencintaiku? Kita baru saja menikmati kebersamaan kita Jess. Setega inikah kau meninggalkanku?” isak Luhan yang kini telah terjatuh lemas di hamparan pasir putih.

‘maafkan aku, Lu. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu. Aku telah membohongimu, Lu. Jess, aku minta maaf. Aku bukanlah teman yang baik. Aku akan selalu mendoakanmu, semoga kau bahagia bersamanya’ batin Yuri. Tanpa sadar, air matanya jatuh membasahi wajah cantiknya.

“aku sakit melihatmu seperti ini, Lu” ujar Yuri

“Lu, ayo kita pulang. Jessica, akan sedih melihatmu seperti ini, Lu” tambah Yuri

“kau tidak merasakannya Yuri, hati ini sangat sesak. Aku ingin mati saja, Yuri” isak Luhan

“aku merasakannya, Lu. Jessica sahabatku, namun aku mencoba tegar. Aku tidak mau dia bersedih karena aku menagisinya, Lu. Disana, Jessica pasti bahagia” ujar Yuri

“…..”

“ayo kita pulang. Kau harus ingat, aku masih disini Lu. Aku akan membantumu menata hidupmu kembali” ujar Yuri kemudian memapah tubuh Luhan

“terimakasih, Yuri. Maaf, aku telah menyakitimu. Kau tak pantas berada disisiku Yuri” lirih Luhan

“jangan bicara seperti itu, Lu. Mulai sekarang, hiduplah lebih baik lagi. Jessica, pasti dia akan senang melihatmu bahagia, Lu” ujar Yuri tersenyum

Seoul…

“a-aku dimana?” ujar seorang gadis yang baru tersadar dari masa kritisnya

“Jess, kau sudah sadar?” ujar Sehun

“k-kau siapa?” ujar Jessica

“aku Sehun, kekasihmu Jess” ujar Sehun

“a-apa? Kekasih? Tapi, aku tidak bisa mengingat mu”

“kau mengalami amnesia Jess. Kau tak perlu khawatir, aku akan membantumu mengingat semuanya Jess” ujar Sehun tersenyum

“terimakasih” ujar Jessica tersenyum

Sehun memeluk tubuh Jessica. Melampiaskan rasa rindunya selama ini.

‘maaf, Jess. Aku bukanlah pria yang baik. Tapi, aku melakuakan ini karena aku mencintaimu, Jess. Lupakanlah Luhan, mulai sekarang aku akan membuat hatimu hanya ada namaku Jess’ batin Sehun

“aku mencintaimu, Jess. Bahkan disaat kau melupakanku” ujar Sehun

“aku juga. Maaf, karena aku tidak bisa mengingatmu” ujar Jessica menyesal

Sehun melepaskan pelukannya dan tersenyum kearah Jessica. Jessica membalas senyuman Sehun.

“berjanjilah kau akan selalu disisiku. Jangan membuatku khawatir. Jess” ujar Sehun

“ehm, aku janji” ujar Jessica tersenyum

“kau adalah milik ku, Jess” ujar Sehun tersenyum

END

anyeong!!! aku kembali lagi nih. Mian karena aku lama nge post nya. Semoga kalian gak bosen ya baca ff aku. makasih yang udah mau comment. SARANGHAE!!!

5 thoughts on “YOU ARE MINE (THE END)

  1. Endingnya gak bisa ditebak
    Happy end untuk kisah cinta Sehun & Yuri🙂
    Tapi tidak dengan Luhan & Sica
    Ffnya keren, suka ama kisah cinta mereka!
    Nice ff chingu^^

  2. Huwaaa sica eonni amnesia.kenapa yuri dan sehun jahat , kasian hansica.tetapi happy ending nya hunsica. Untung aku shipper hunsica dan hansica.daebak thor.keep writing^_^

  3. Thor kyaknya q yg lupa apa emg blum bc ni ff….
    MSak q bc udah end j, tp sumpah ff nya bkin gerem msak yuri bs bohong gtu wlaupun mreka udah slah tp ni udah myagkut nyawa…y ampun ff mu kren thor, kira2 ada sequel gk ni?? Ditggu dehc y thor

  4. ending nya masih ngegantung thor
    minta squel nya thor biar tambah bagus gitu😀
    tapi ceritanya baguuuuus bgt aku kira jessica bakal happy ending bareng luhan
    eh malah dia nya amnesia
    sehun sama yuri tega banget sih kan kasian lusica couple😥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s