Find The Way (chapter 2)

            12067386_1645540005702043_434621274_n

Find The Way ( Chap 2)

Author: JJK94

Length: Chapter

Genre: Family,Sad,Funny,Romance,Hurt

Rating: PG-13/15

Main cast:

Jessica Jung || Jeon Jung Kook || Xi Luhan

Support Cast:

Kim Taehyung a.k.a v || krystal Jung || Jung SinB A.k.a Hwang EunB A.k.a SinB

“Akankah tuhan sengaja mempermainkan kita?”

Nb: cast bukan milik saya tetapi milik tuhan dan orang tua dari cast tersebut, saya tidak pernah memaksa kalian untuk membaca fanfict saya. jadi jika kalian hanya membacanya untuk mem- bash saya, lebih baik anda tidak usah membaca dari pada harus membuang2 waktu anda yg sangat berharga itu untuk mem bash fanfict saya.
jika menemukan cerita ini di situs lain tampa mencantum kan nama “np19/namminmi/nabillaprameswari. tolong beritahu saya. terimakasih.. ^^

Warning! for Typo’s malas ngedit😄

 

JJK94 present_

Nb: wajib make backsound ‘jessica jung- that one person you’

Mata seoarang namja tampan yang sedang berdiri di samping pohon itu memanas, setelah melihat wanita yang ia cintai berciuman dengan seorang namja yang tak dikenalnya. Perlahan air mata turun, dadanya sesak, dan tangannya mengepal kuat. Seakan dunia berhenti berputar saat ini juga. Ia menarik nafasnya dalam lalu  menghembuskan nya dengan kasar. Detik kemudian ia melihat sepasang insan itu berjalan keluar dari café dan tentu ia sembunyi di balik pohon yang sebelumnya berada di sampingnya itu, agar tidak terlihat oleh kedua insan yang sedang berjalan sambil bergandeng tangan yang  melewatinya itu.

“kenapa kau tidak bilang jika kau sudah memiliki namja chingu nuna?” Lirih pria tampan yang sedang patah hati itu, lalu berjalan meninggalkan tempat itu dan menuju ke motornya dengan langkah gontai lalu menjalankannya dengan kecepatan maksimal.

&

&

“Aish!, kenapa tidak diangkat?.” Gumam seoarang yeoja cantik yang sedang berdiri di balkon kamarnya sambil mencoba menghubungi seseorang. Yeoja itu menggerutu kesal lalu mencoba menelfon seseorang itu lagi.

“Yak! Kookie-ya… kenapa tidak diangkat? Biasanya jika mendapat telfon dari ku kau langsung mengangakat nya dengan semangat, aish.. ayo angkat, kau membuatku khawatir saja.” Gumam  yeoja cantik itu lagi, sambil mondar-mandir dengan sebuah ponsel yang ia tempelkan pada telinganya.

“Yeoboseo?” ucap seseorang dari sebrang sana dengan nada yang bisa di bilang dingin itu.

“Jungkook-ya.. aish.. kau kemana saja? Kenapa baru menjawab telfon ku?”Tanya Jessica dengan nada yang menunjukkan kekesalan dan juga kekhawatiran.

“Eum?. Aku sedang sibuk, jika tidak ada yang penting lebih baik aku akhiri saja telfonnya.” Jawab pria itu masih dengan nada dinginnya.

“Tunggu!, yak! Kau kenapa eoh? Kau— tut..tut.. tut..tut..” omongan Jessica terputus, karna jungkook mematikan telfonnya. Jessica mengerutkan keningnya hebat. Ia benar-benar bingung apa yang terjadi pada jungkook hari ini, sehingga bisa bersikap dingin pada nya.

Jessica pun mencoba menelfon lagi, namun hasilnya, malah di reject.

Dengan penuh keyakinan, Jessica memasangkan sebuah cardingan pada tubuhnya untuk menutupi tubuhnya yang kini hanya memakai sebuah ten top saja, lalu berjalan keluar apartementnya, dan menuju ke apartement jungkook yang berbeda 2lantai di bawahnya, dengan menggunakan lift.

 

“Teng… Tong..” Jessica memencet bel yang ada di depan pintu apartement jungkook setelah ia sampai disana. Tak butuh berapa lama menunggu, pintu itu pun dibuka oleh sang pemiliknya, dan memperlihatkan seoarang namja tampan yang menatapnya dingin.

“Ada apa?” Tanya pria itu dingin. Lalu mengalihkan pandangannya kearah lain agar tidak menatap Jessica.

“boleh aku masuk?, bukankah tidak sopan jika seoarang tamu di—- .”

“Masuklah.” Potong namja itu, lalu mundur beberapa langkah untuk membiarkan Jessica masuk ke apartement nya, Jessica hanya mendengus kesal lalu merjalan memasuki apartement jungkook.

“duduklah noona.” ucap namja itu mempersilahkan Jessica duduk di sebuah long sofa berwarna coklat muda. Lalu ia duduk di sebuah single sofa.

“Ada apa?” Tanya namja itu membuka pembicaraan. Sesudah ia duduk di sofa single miliknya.

“eum.. kookie-ya… aku kemari karna aku ingin bertanya satu hal. Kau kenapa?, eum maksud ku, kenapa sikap mu tiba-tiba berubah pada ku?. Tidak biasanya kau seperti ini padaku, kau selalu saja memotong ucapan ku, menatap ku dingin, dan hanya berbicara singkat padaku. Sebenarnya kau kenapa?, Apa kau marah pada— .”

“kenapa kau tidak mengatakannya sejak awal noona?” potong sekaligus Tanya jungkook, yang membuat Jessica lagi-lagi mendengus dan disusul dengan keningnya yang berkerut keheranan.
“maksudmu? Mengatakan apa?” Jessica balik bertanya.

“Mengatakan bahwa kau sudah memiliki namjachingu” Jawab jungkook mulai lirih.

“eum??” Gumam Jessica seolah-olah tidak mendengar. Sejujurnya ia bingung ingin menjawab apa.

“aku melihatnya noona, aku melihat kau sedang berciuman dengan namja chingumu itu tadi. Jadi, kau tak perlu berbohong padaku.”

“eum.. ani… eum..” gumam Jessica tampak salah tingkah.

“ah, ne.. baiklah aku akui.. namja tadi—eum—maksud ku luhan, memang namjachingu ku . Aku sebenarnya sudah lama berpacaran dengannya, bahakan sebelum mengenalmu, tapi—.”

“Tapi kenapa kau tidak pernah memberitahuku ? apa kau sengaja membuatku lebih dalam mencintaimu?, apa kau sengaja berniat menyakitiku?, kau taukan bahwa aku selama ini sangat mengharap kanmu?”

“ani—bukan begitu jungkook-ah, aku hanya tidak mau menyakitimu dan membuatmu menjahuiku jika kau tau bahwa aku sudah memiliki namjachingu.”

“Justru ini yang membuatku lebih sakit noona, aku benar-benar sangat mencintai dan mengharap kan mu.. bahkan aku sangat berharap kau bisa menerima cintaku. Dan saat perasaanku semakin besar ,aku malah melihatmu berciuman dengan seorang namja. Dan, kenyataan apa yang aku terima sekarang? Kenyataan yang menyakitkan yang mengatakan bahwa kau sudah memiliki seorang kekasih, kenyataan yang mengatakan bahwa hati mu telah diisi oleh orang lain, kenyataan yang mengatakan bahwa sudah ada orang lain disisi mu, Kenyataan yang membuat ku sangat hancur dan sakit, kenyataan yang membuat ku merasa bahwa bumi telah berhenti berputar, kenyataan yang membuatku sesak dan sulit bernafas, kenyataan yang membuatku ingin bertemu dengan malaikat penjabut nyawa saat itu juga,kenyataan yang membuatku ingin merasakan yang namanya mati. Aku benar-benar hancur noona, semua harapan ku musnah begitu saja. Harapan tuk memiliki mu, harapan tuk menjadi masa depan mu, dan harapan tuk bisa hidup dengan mu. Semua itu musnah dengan gampangnya, hanya dengan karna 1 nama ‘luhan’ seorang yang kau cintai, seorang yang berarti untuk mu, dan seorang yang ternyata adalah kekasihmu.” Nafas Jungkook tercekat, air matanya menetes tak sanggup menahan sakitnya hatinya saat ini. Ia akui saat ini ia benar-benar sangat lemah.

“Maafkan aku jungkook,tapi selama ini aku hanya menganggapmu adik ku, umur kita sangat berbeda, aku justru lebih tua dari mu 3 tahun. Aku fikir, akan mustahil jika kita bersama, kita tidak akan bisa saling memiliki jungkook-ah, kita hanya sebatas sunbae dan hobae, tidak lebih dari itu. Dan juga, aku benar-benar minta maaf jika kau merasa bahwa aku sangat menyakitimu, tapi sumpah, aku tidak pernah punya niat sedikitpun untuk menyakiti mu.” ucap Jessica lirih,

“noona, jawab pertanyaanku dengan jujur.. apa kau mencintaiku?” Tanya jungkook, Jessica  gelagapan bingung ingin menjawab apa. Sebenanrnya ia mungkin memang mencintai jungkook atau lebih tepatnya sayang, tapi ia tidak mau perasaan itu menguasai hatinya, karna ia sadar ia lebih tua dari jungkook, dan ia juga sudah memiliki luhan.

“nn.. ntah lah, aku sendiri juga tidak tau bagaimana perasaan ku padamu, tapi jika aku memang mencintaimu, aku akan berusaha menghapus perasaan itu, karna itu akan mustahil. Tidak mungkin aku mencintai seoarang yang lebih muda dari ku. Aku benar-benar minta maaf, dan ku harap kan kau mengerti dan memaafkan ku.” Ucap Jessica lagi, lalu pergi meninggalkan apartement jungkook.

2 week ago__

Sudah 2 minggu waktu berjalan, sejak kejadian di apartement jungkook 2 minggu lalu, Jessica dan jungkook menjadi jauh, jika bertemu, salah satu diantara mereka pasti akan menghindar. Sebenarnya itu memang menyakiti mereka sandiri. Tapi mereka rasa itu lah yang terbaik untuk mereka, agar tidak ada yang tersakiti lagi diantara mereka. Kini hubungan Jessica dengan luhan juga tidak terlalu baik, kedua nya kini sedang sibuk, Jessica yang sedang sibung mengurus skripsi, sedangkan luhan yang juga sibuk dengan urusannya sendiri yang tidak di ketahui oleh Jessica. Ia akui, saat ini ia benar-benar kesepian.

“Luhan!!.” Panggil Jessica ketika melihat Luhan yang berjalan kearah parkiran. Yeoja itu pun mendekati sang pria.

“Ne?, ada apa?” Tanya pria itu saat Jessica sampai di hadapannya, lalu mengajak2 rambut yeoja-nya itu.

“Eum, apa kau sibuk?, bagai mana jika kita makan malam bersama nanti malam?”tawar Jessica lembut.

“Ah, mian aku tidak bisa. tugas ku banyak sekali, dan harus di kumpul besok, jadi aku harus mengerjakannya malam ini, eum… maybe next time.” Sahut Luhan lembut, Jessica tampak mem-pout kan bibirnya.

“Kkkk~, jangan cemberut gitu, kita kan masih punya banyak waktu untuk bersama, tidak harus malam ini kan?. Sebaiknya kau pulang. Atau, mau aku antar?” ucap Luhan, lalu menawarkan untuk pulang bersama.

“Ah, gwenchana. aku tau kau sangat sibuk Luhanie.. aku mengerti, baiklah kau pulang saja, kebetulan aku bawa mobil kok.” Sahut Jessica menolak ajakan Luhan untuk pulang bersama. Luhan mengangguk lalu tersenyum tipis.

“Baiklah, aku pulang dulu ne.” Pamit Luhan lalu mencium kening Jessica lembut.

Jessica memejamkan matanya saat merasakan sesuatu yang hangat menyentuh keningnya, setelah itu selesai, luhan pun masuk mobil dan melaju meninggalkan Jessica yang masih berdiri di tempat itu.

‘Oh, aku benar-benar akan menjadi seorang gadis kesepian.’ Gumam Jessica pelan, lalu berjalan kearah mobil nya yang terparkir di tempat yang tidak jauh dari mobil luhan tadi.

&

&

Seoul, 13.09.14 , 08.40 P.M

Jessica pov.

Bosan. Itu lah yang kini kurasakan di dalam apartement ku ini. Saat ini aku sedang berbaring di sofa sambil menukar-nukar chanel di tv ku dengan sebuah remot yang berada di tangan kanan ku. Ya, memang membosankan jika hanya sendiri di dalam apartement megah yang bisa di bilang cukup luas ini. Apa lagi jika tidak melalukan apapun. Sebenarnya Aku memiliki banyak pekerjaan yang harus di selesaikan. Tapi aku lelah, bosan, dan pusing. Tugas-tugas kuliah ku sangat banyak, belum lagi aku harus menyelesaikan menyusun skripsi ku.

Aku bangkit dari sofa, lalu berjalan karah kamar ku, saat sampai di kamar aku kembali berjalan kearah sebuah kaca yang besar yang menempel di dinding kamar ku. Dan melihat pantulan diriku disana.

“Ah, lihat lah, aku bahkan terlihat sangat kurus, karna terlalu sibuk, dan banyak pikiran. Omo!!~aku baru ingat, bahwa aku sudah tidak makan selama 2 hari. Pantas saja aku menjadi lemas dan kurus. Aku harus makan sekarang.” Gumam ku, lalu mundur beberapa langkah untuk duduk di kasur ku.

J saja aku dan Jungkook masih seperti dulu, pasti dia yang selalu mengingatkan ku untuk makan, mianhae Jungkook-ah.. mungkin ini yang terbaik..” Gumamku lagi  lalu memakai sebuah jacket yang tergantung di dalam lemari, dan melangkah meninggalkan apartementku, tak lupa untuk menguncinya.

Aku menghampiri sebuah lift yang berada tidak jauh dari ruangan apartement ku, setelah sampai di dalam lift, jari ku langsung bergerak menekan no 1 untuk menuju ke pintu keluar dan makan di luar .

‘ting!!’

&

&

Dengan langkah gontai aku berjalan kembali ke gedung apartementku yang megah itu saat selesai makan. Namun aku seperti mendengar sebuah seruan seseorang yang seperti memanggil nama ku, namun aku hiraukan seruan itu, karna jujur saja, aku benar-benar sangat takut, jika menoleh kebelakang, dan melihat siapa yang memanggilku. Bagai mana jika saat aku menoleh kebelakang  seorang wanita berambut panjang dengan wajah yang hancur dan berdarah-darah tiba-tiba berdiri di hadapan ku?,aku sangat takut. Jadi lebih baik aku mempercepatkan langkahku.

“Tunggu.” Ucap seseorang sambil menahan sebelah bahuku dari belakang, yang membuat langkahku berhenti.

Tentu saja, aku sangat gemeteran, dengan keringat dingin yang terus mengalir.

‘Apa itu sebuah setan atau hantu yang menyeramkan? Atau jangan jangan seoarang penjahat yang akan berbuah jahat padaku?’ pkirku tetap dengan keringat dingin yang terus mengalir.

Sesorang itu berjalan dan berdiri dihadapanku, aku menunduk ketakutan.

“yak!! Pergi kau! Makhluk jelek yang menyeram kan!”teriak ku saat ia berdiri di hadapan ku, aku matutup wajah ku dengan kedua tanganku dengan sangt ketakutan.

Author pov.

“yak!! Pergi kau! Makhluk jelek yang menyeram kan!”teriak seorang yeoja cantik ssat seoarang pria berdiri di hadapan nya, ia matutup wajah nya dengan kedua tangannya dengan sangt ketakutan.

“yak! Noona—ini aku Jungkook” Ucap pria yang mengaku bahwa namanya adalah Jungkook itu.  Jessica membuka matanya yang sebelumnya ia tutup dengan tangannya lalu menghela nafas lega.

“Jungkook-ah, apa yang kau lakukan disini?, apa kau sudah tidak marah lagi padaku?, apa kau mau seperti dulu lagi pada ku?, ah… jeongmal bogoshipo-yo.. Kookie-ya.. aku lelah diam-diam man terus dengan mu, aku lelah berpura-pura tidak melihat mu jika bertemu dengan mu, aku lelah dengan semua itu Kookie-ya.. ku mohon.. hentikan semua ini, aku ingin kita seperti dulu lagi.”ucap Jessica langsung menyerbu jungkook dengan pertanyaannya, lalu memeluk erat tubuh jungkook yang amat di rindukannya itu.

Jungkook yang langsung di peluk erat oleh Jessica itu pun hanya bisa terdiam tidak membalas pelukan gadis itu, tak lama kemudian ia langsung segera melepaskan dari gadis itu. Sebenarnya ia akui, ia sangat senang mendengar perkataan Jessica tadi, dan sangat senang juga dengan pelukan Jessica tadi, tapi ia rasa ini salah, ia tidak boleh melakukan ini, karna ini akan semakin menyulitkannya untuk melupakan Jessica, dan akan semakin membuatnya sakit.

“Noona, tujuan ku menghampirimu sebenrnya, karna aku ingin memberitahu mu sesuatu.” Ucap pria tampan itu serius. Lagi-lagi Jessica mendengus, lalu menaikan sebelah alisnya, seolah bertanya apa yang akan di beritahukan Jungkook

“Noona, sebelumnya aku tau kabar ini sulit di percayai tapi, sebaiknya kau tinggalkan pria bajingan yang bernama Luhan itu. karna tadi aku melihat pria itu sedang bercinta dengan seorang yeoja di dalam mobilnya yang terparkir di belakang lovely’s cafe. Aku fikir tadi yeoja itu kau, tapi saat disini ternyata aku melihat mu. Dan kini aku pastikan bahwa pria bajingan itu sedang bercinta dengan simpanannya yang murahan.”

“Apa maksud mu eoh?, tidak!, tidak mungkin ia akan seperti itu!. Luhan sudah bilang padaku jika ia malam ini sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah!, jadi tidak mungkin ia melakukan yang kau bilang tadi! Aku tau kau sangat benci padaku karna aku berpacaran dengan Luhan! Tapi tidak begini caramu!, kau tidak bisa seenaknya saja menuduh Luhan sekeji itu. Aku tau Luhan adalah namja yang baik!,”.

“Aku tidak menuduh noona, aku mengatakan yang sebenarnya. Terserah padamu mau percaya apa tidak!, tapi jangan menyesal dan janagn pernah mencariku lagi jika ucapan ku itu benar!” Sahut Jungkook dengan penuh penekanan. Lalu berjalan pergi meninggal kan Jessica yang sedang memikirkan banyak hal.

‘Apa benar Luhan melakukan itu?’

‘Tidak!, Luhan tidak mungkin seperti itu.’

‘Tapi, Jungkook juga tidak mungkin berbohong’

‘Ah! Lebih baik aku harus membuktikannya sekarang’

‘Jungkook bilang ia melihatnya di belakang Lovely’s café, itu kan tempat aku makan tadi, berarti aku harus kesana untuk memastikannya.’

Pikir Jessica, lalu berbalik dan kembali berjalan kearah dimana tempat yang di katakana Jungkook tadi untuk membuktikannya.

 

Jungkook pov.

‘Perut ku sangat lapar, lebih baik aku mencari makan keluar dari pada terus berdiam diri di taman apertement yang sepi dan gelap ini.’ Pikir ku dalam hati lalu berjalan mencari sebuah café terdekat dari apartement megah ini.

Yap, ini dia Lovely’s café satu-satunya, restaurant terdekat dari gedung apartement ku, sebenarnya, di apartement ku itu juga ada sebuah restaurant, tapi kebanyakan orang memilih untuk makan di luar, karna jika makan di restaurant yang berada di apartement ku, biayanya akan naik 2 kali lipat, sedangkan rasanya tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan masakan di restaurant-restaurant luar.

Aku berjalan dengan santai memasuki kawasan restaurant itu. Namun langkah ku terhenti ketika mendengar suara seoarang yeoja yang mendesah, karna penasaran aku pun berjalan mendekati asal suara. Yang ternyata terletak di belakang restaurant itu.  Aku melihat sebuah mobil berwarna putih yang berissikan sepasang manusia yang tengah bercinta. Aku, sedikit menajamkan mata ku untuk memperjelas melihat siapa Gerangan kedua insan yang gila itu.

‘Ah, itu seperti—ya! Itu luhan namjachingunya Jessica noona, dan yeoja itu?, apa itu Jessica noona? Tapi dari belakang ia memang sedikit seperti Jessica noona, oh tidak! Apa yang mereka lakukan?!?’ batin ku.

Sakit,kecewa,muak,benci,kasihan. Ya itu lah yang ku rasakan sekarang. Sakit karna melihat yeoja yang kucintai sedang bercinta dengan orang lain, kecewa, karna tidak menyangka bahwa Jessica noona mau berbuat seperti itu pada pria yang belum tentu akan menjadi suami nya, muak, muak melihat ini semua yang membuat ku merasakan banyak hal. Benci, benci pada namja itu yang berani-beraninya menyentuh gadis yang ku cintai. Dan kasihan, kasihan pada Jessica noona yang sudah ternoda, dan tidak suci lagi itu.

Kaki ku bergerak ingin mendekati mobil itu, ingin member bogaman yang kuat pada namja yang berani menyentuh yeoja yang aku cinta. Namun saat baru selangkah, aku berhenti dan berbalik, mengurungkan niat ku, karna ku rasa ini bukan urusanku, luhan adalah namjachingu Jessica noona, jadi wajar saja jika seorang kekasih berbuat seperti itu, dan aku yang bukan siapa-siapa diantara mereka itu tidak berhak melarang mereka untuk melakukan apapun yang mereka lakukan.

Akupun mmemutuskan untuk berbalik dan meninggalkan tempat itu dengan hati yang berkecamuk sangat sakit. Ntah mengapa selera makan ku jadi hilang setelah melihat semua ini.

Dan saat aku sedang berada di jalan menuju apartement, aku melihat seorang gadis yang dari belakang mirip sekali dengan Jessica, aku mempercepat langkahku untuk melihatnya lebih dekat, dan benar. Yeoja itu memang Jessica, aku sedikit bersorak menyerukan namanya. Namun ia tidak memberikan respon apa-apa ia malah semakin mempercepat langkahnya, aku pun berlari mengejarnya dan memberhentikan nya dengan menahan bahunya.

“tunggu!,” gumam ku. Ia terlihat gemetaran dan ketakutan. Aku pun berjalan dan berdiri di hadapannya.

Ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya sambil menunduk lalu berteriak ketakutan

“yak!! Pergi kau! Makhluk jelek yang menyeram kan!”

“yak! Noona—ini aku jungkook” ucap ku. Wanita itu membuka matanya yang sebelumnya ia tutup dengan tangannya lalu menghela nafas lega.

“Jungkook-ah.” Pekik yeoja itu lalu memelukku erat.

“Ngapain kau kemari?, Apa kau sudah tidak marah lagi padaku?, apa kau ingin seperti dulu lagi pada ku?, ah… jeongmal bogoshipo-yo.. Kookie-ya.. aku lelah diam-diam man terus dengan mu, aku lelah berpura-pura tidak melihat mu jika bertemu dengan mu, aku lelah dengan semua itu kookie-ya.. ku mohon.. hentikan semua ini, aku ingin kita seperti dulu lagi, kau tau? Aku benar-benar seperti seoarang gadis kesepian, semenjak kau menjauhi ku.”sambung wanita itu di sela-sela pelukannya padaku.

Aku hanya bisa terdiam tidak membalas pelukan gadis itu. Aku tersenyum, senang karna mendengar ucapan yeoja tadi, jujur saja, aku juga merindukannya. Namun aku rasa ini salah. Bagai mana pun juga gidis itu tidak akan bisa menjadi milikku. Dan ini hanya akan semakin menyakiti ku dan menyulitkanku untuk melupakan gadis itu. Aku pun melepaskan pelukannya pada tubuhku.

“Noona, tujuan ku menghampirimu sebenrnya, karna aku ingin memberitahu mu sesuatu.” Ucap ucap ku serius mencoba mengabaikan ucapan nya, sekalian ingin memeberitahu apa yang aku liaht tadi. Gadis itu mendengus, lalu mengangkat sebelah alisnya seolah bertanya.

“Noona, sebelumnya aku tau kabar ini sulit di percayai tapi, sebaiknya kau tinggalkan pria bajingan yang bernama luhan itu. karna tadi aku melihat pria itu sedang bercinta dengan seorang yeoja di dalam mobilnya yang terparkir di belakang lovely seoul cafe. Aku fikir tadi yeoja itu kau, tapi saat disini ternyata aku melihat. Dan kini aku pastikan bahwa pria bajingan itu sedang bercinta dengan simpanannya yang murahan.” Tuturku, ia tersentak kaget, lalu menatap ku tajam.

“apa maksud mu eoh?, tidak!, tidak mungkin ia akan seperti itu!. Luhan sudah bilang padaku jika ia mala mini sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah!, jadi tidak mungkin ia melakukan yang kau bilang tadi! Aku tau kau sangat benci padaku karna aku berpacaran dengan luhan! Tapi tidak gini caramu!, kau tidak bisa seenaknya saja menuduh luhan sekeji itu. Aku tau luhan adalah namja yang baik!, aku benar-benar kecewa padamu yang telah menuduh luhan dengan sekeji itu!” maki gadis itu, sangat marah.

“Aku tidak menuduh noona, aku mengatakan yang sebenarnya. Terserah padamu mau percaya apa tidak!, tapi jangan menyesal dan janagn pernah mencariku lagi jika ucapan ku itu benar!” Sahut ku denagn penuh penekanan. Lalu berjalan pergi meninggal kan gadis itu yang sepertinya sedang memikirkan banyak hal.

~###~

Kini, gidis bersurai coklat itu telah sampai di tempat tujuannya.

Lovely’s café adalah tempat tujuannya yang di tunjukkan oleh jungkook, yang katanya sebagai tempat bercinta luhan dengan wanita lain. Gadis itu mulai berjalan memutari  restaurant ini dengan melalui jalur samping di restaurant itu. Yang terlijhat sangat sepi.

Gadis yang hanya menggunakan baju kaus berwarna cream dengan jaket hitam dan celana pendek berbahan jeans berwarna hitam itu hanya bisa terpaku melihat mobil luhan yang terparkir cantik di tempat yang sepi, dan bahkan tak ada orang itu. Benar kata jungkook luhan memang sedang disini. Namun, ia tidak melihat siapa pun di dalam mobil itu. Ia pun memutuskan untuk berjalan lebih dekat dengan mobil itu.

Matanya membulat seketika, ketika melihat 2 orang bertelanjang dada yang tengah bercumbu di dalam mobil itu. Ya!, ia sangat yakin itu adalah Luhan dan—sosok gadis yang tidak di kenalinya.

Ia menutup mulutnya dengan tangannya. Perlahan air matanya menetes. Ia pun berjalan ke arah pintu mobil itu dan mengetuknya kuat.

“LUHAAN!!” pekik Jessica, dengan mata yang merah, nafas yang tersengal dan airmata yang terus mengalir. luhan yang merasa namanya di panggil itu pun memberhentikan aktivitasnya yang sedang menindih yeoja tadi sambil mengecup leher wanita itu.

Luhan menoleh ke samping, dan mendapatkan Jessica yang sedang memukul-mukul pintu dengan air mata yang mengalir deras di luar mobil. Matanya membulat. Tak menyangka jika Jessica akan melihatnya sedang berselingkuh dan bercinta dengan orang lain.

Luhan pun mengisyarat kan partner nya tadi untuk memasang baju di jok belakang, sedangkan luhan memasang jaketnya dan keluar dari  mobil. Sementara yeoja tadi bersembunyi di jok belankang mobil luhan, dengan pintu yang sengaja ia kunci.

Saat luhan sudah keluar Jessica langsung menampar luhan dengan kuat, hingga meninggalkan bekas merah pada pipi luhan.

“apa apaan kau ini luhan!!!” ucap jessica dengan emosi yang meluap-luap

“jess… aku..” lirih luhan lalu memegang tangan Jessica, namun Jessica menepisnya kasar.

“jadi ini yang kau bilang sibuk?!? Sibuk apa? Sibuk untuk berselingkuh?? Sibuk untuk berbuat mesum dengan yeoja jalang itu?? dasar brengsek!!” bentak Jessica masih dengan emosinya yang meluap-luap dengan air mata yang semakin deras. Sementara luhan hanya bisa menunduk, menyesali apa yang telah ia lakukan.

“jess, aku bisa menjelaskan semuanya. Dia bukan selingkuhan ku, dia hanya—“ ucap luhan terpotong oleh Jessica.

“bukan selingkuhan mu kau bilang?, hei! Aku melihatnya sendiri apa yang kau lakukan dengan wanita jalang itu!. Mulai sekarang, kita putus luhan! Aku benar2 benar kecewa dengan mu!” ucap Jessica dengan penuh penekanan lalu berjalan kearah kaca di jok belakang mobil luhan.

“BITCH!!” ucap Jessica bernada menghina dangan kasar. lalu meludahi kaca mobil tu, dan berlari menininggalkan tempat itu, sementara gadis yang berada di balik kaca mobil tadi hanya menunduk mendapat perlakuan dari Jessica. Benar-benar wanita yang pengecut.

‘arghh!!’ teriak luhan frustasi, lalu menjabak ranbutnya kasar.

Gadis tadi keluar menghampiri luhan.

“lulu-ah~” ucap gadis itu dengan nada yang menggoda, lalu memeluk luhan dengan tangannya yang mengelus-elus dada bidang luhan dengan lembut. Luhan pun melepas kan perlakukan hyorin dengan lembut.

“hyorin-ah—sebaiknya kita hentikan semua ini, berhenti melayaniku, mulai saat ini, kau harus berhenti jadi partner bercintaku, ini bayaranmu untuk sebulan ini, karna sudah melayaniku. Aku benar-benar tidak bisa meakukan ini agi, karna aku tidak mau kehiangan Jessica, aku jauh mencintai Jessica dari pada mencinmtai tubuhmu. Maafkan aku, “ ucap luhan lalu menyerahkan sebuah amplop tebal yang berisikan uang yang sangat banyak itu. Hyorin pun menerima uang itu lalu kembali membelai leher luhan dengan manja.

“baiklahh, kalau begitu biarkan malam ini jadi yang terakhir, biarkan aku melayanimu untuk yang terakhir kalinya, hitung-hitung untuk sedikit bisa membuatmu sejenak mereflesh kan pikiranmu, dan masalahmu pada yeojachingumu—ups maksudku mantan yeoja chingumu. Bagaimana? Malam ini gratis, kau tidak perlu membayarku, lakukanlah apapupan yang kau mau pada tubuhku, untuk yang terakhir kalinyah..”ucap hyorin dengan nada yang menggoda.

Luhan tampak berfikir, lalu memperhatikan lekuk2 tubuh hyorin yang menggoda itu dengan tatapan penuh nafsu, tatapannya berhenti kearah gendulan besar di dada hyorin yang bisa ia lihat, karna pakaian yang di pakai hyorin yang hanya memakai tentop pink yang bisa menampakkan payudara hyorin yang tampa dilapisi bra itu lalu langsung menyambar bibir hyorin dan melumatnya kasar. Sementara hyorin pun mendesah seksi, dengan ikut melumat bibir luhan tak mau kalah. Luhan yang semakin terngsang itu langsung menggendong hyorin ke dalan mobil tampa melepas ciumannya.

 

‘mereka benar-benar gila bukan?’

&

&

“Apa?!? Jungkook sudah tidak tinggal di apartement ini lagi?” ucap seorang gadis cantik yang kini sedang bertanya pada seorang pelayan di apartement itu.wanita yang kira-kira berusia 30 tahun  yg kini berada di hadapannya itu mengangguk mantap.

“Apa anda tau kemana ia pergi?” Tanya Jessica masih penasaran.

“Ya, dia tadi bilang bahwa ia akan pindah ke America” Ucap wnita itu lagi. Jessica mebelalakkan matanya.

“Amerika? Apa dia pergi sudah lama?” Tanya nya antusias, masih dengan matanya yang terbelalak kaget.

“Ah, tidak.. namja itu pergi sekitar 10 menit sebelum kau datang kemari.”ucap pelayan itu lagi.
“ah, baik.. terimakasih “ ucap Jessica au segera berari menuju arah parkiran dan mengendarai mobinya dengan kecepatan maksimal agar bisa mengejar jungkook.

 

&

Kini, ia sudah sampai di bandara, ia langsung menerobos masuk kedaan bandara dan menuju ruang tunggu di bandara itu, untuk mencari sosok jungkook.

Seteah sampai di ruang tunggu pun ia langsung dapat menemukan sosok jungkook itu, yang sedang duduk sambi memainnya ponselnya. Pria  itu tampak sangat kusut, dan sedih. Sepertinya ia memang sedang ada masalah.

Gadis itu pun berangkah mendekati namja yang ia cari sebeumnya.

“Jungkook-ah..” panggi yeoja itu dengan nada irih. Pria yang merasa namanya diapanggi itu pun mendongak menatap sosok yang memangginya yang sedang berdiri di hadapannya saat ini, pria itu berdiri dan menatap yeoja itu dengan tatapan sendu.

Jessica langsung menyambar tubuh kekar jungkook dengan pelukannya. Jungkook yang mendapat pelukan itu pun membaasnya lembut.

“k—kenapa noona bisa disini?” Tanya pria itu di sela-sela pelukannya.

“Kookie-ah.. kenapa kau ingin pergi jauh meninggal kanku?, apa kau sangat marah padaku?, ku mohon maafkan aku.. jangan tinggalkan aku, maafkan aku selama ini menyia-nyiakanmu, maafkan aku karna tak percaya padamu kemarin, aku sadar seharusnya aku memilih mu di banding dengan luhan brengsek itu, seharusnya aku sadar bahwa aku juga mencintaimu, dan tidak memikirkan statusmu yang lebih muda dariku. saranghaeo.. jeongmal saranghae kookie-ya ku mohon, jangan tinggakan aku.. hks.. ”irih Jessica mengeratkan pelukan nya pada tubuh kekar jungkook.

“Nado saranghae noona, ujima-yo.. jebal ujima noona-ya.. air matamu hanya akan menyakitiku..”lirih jungkook lalu mengelus rambut Jessica lembut.

“Aku akan berhenti menangis jika kau berjanji tidak akan pergi meninggalkanku..”gumam Jessica masih dengan nada irih dan airmata yang mengair. Jungkook hanya diam masih mengeus rambut Jessica dengan lembut untuk menenangkan yeoja yang dicintainya itu.

“kenapa kau diam? Kau tidak akan meninggalkanku kan?”gumam Jessica lagi seteah sedikit merenggangkan pelukannya dan mendongak menatap jungkook yang terihat sendu itu.

“Mianhae noona” irih jungkook lagi, mata Jessica kembali berair, ia kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang dan kekar milik jungkook lalu terisak hebat disana membasahkan baju yang di kenakan pria itu, sementara jungkook mendongak menatap langit-langit bandara menahan air matanya.

“hiks! Kenapa k—au tetap akan pergi kookie-ya?, kau tidak boleh pergi!, kumohon jangan tinggal kan aku… hks.. kau jahat! Kenapa kau akan pergi meninggakan ku sendiri di sini? Hks… ku mohon… hks… aku tidak bisa hidup tanpa mu jungkook.. hks..”

“mianhae noona, aku… noona?! Noona?!”

 

&

&

 

“eungh….” Desah seorang yeoja cantik yang bangun dari ketidak sadar nya, seorang pria yang sedari tadi menunggui nya pun tersenyum senang kerna melihat yeoja itu membuka matanya dan sadar dari pingsannya di bandara tadi siang.

“noona… kau sudah sadar.” Ucap  pria itu lembut lalu duduk di pinggir kasur tempat yeoja itu berbaring.

“s—siapa kau?”Tanya yeoja itu bingung.

“Ah—mianhae aku taehyung.., sahabat jungkook yang pernah ia kenalkan padamu sebulan yang lalu kau ingat kan?..”ucap pria itu ramah.

“Ah—ne k—kenapa kau bisa disini? Dan untuk apa kau kemari?”Tanya Jessica bingung.

“hmm, tadi kau pingsan saat di Bandara di pelukannya jungkook, dan kebetulan aku ada disana untuk mengantar, namun saat itu aku sedang ke toilet dan saat aku kembali aku melihatmu sudah pinngsan di pelukan jungkook, ia pun meminta tolong padaku untuk membawamu pulang kesini.” Jelas Taehyung, Jessica yang ketika mendengar nama jungkook yang di sebut oleh taehyung itupun langsung duduk, menegakkan badannya.

“J—jungkook ? sekarang mana dia?, dia tidak jadi pergi meninggalkanku kan?” Tanya Jessica baru teringat tentang kejadian siang tadi.
“mm—jj—jungkook sudah berangkat sejak tadi siang 15 menit setelah kau pingsan sunbae..” Jawab Taehyung agak ragu. Jessica kembali menumpahkan airmatanya dengan mulut yang ia dekap dengan tangannya sendiri untuk menahan isakannya.

“hks..”

“Jessica sunbae…”gumam taehyung kaget dengan Jessica yang semakin deras menumpahkan air matanya. Pria itu memegang bahu Jessica dan bernit untuk menenangkan yeoja itu. Namun langsung di tepis kasar oleh Jessica.

“pergi! Hks.. tinggalkan aku sendiri”

“Tt—tapi…”

“Kubilang pergi!!!” ucap Jessica sedikit membentak sambil menunjuk kearah pintu yang berada di depan sebelah kanannya, dengan airmata yang masih mengalir dengan deras.

Taehyungpun menurut, ia beranjak keluar dari kamar Jessica dan menutup pintunya dengan rapat, ia rasa Jessica butuh waktu untuk sendiri.

 

&

“annyeong jessica sunbae-nim, aku datang membawa makan malam untuk mu” ucap Taehyung memasuki kamar Jessica , Jessica yang merasa mendengar suara taehyung itu pun langsung membalikkan badannya enggan menatap taehyung. Taehyungpun berjalan mendekati kasur Jessica, lalu duduk di ujung kasur yeoja itu dengan nampan yang berisikan semangkuk miyeok guk atau soup rumput laut, dan segelas air putih.

“sunbae, ayo makan dulu, kau belum makan dari siang tadi kan?” ucap taehyung ramah.

“aku tidak lapar.” Sahut Jessica ketus. Taehyung mengsembuskan nafasnya berat

“makanlah sunbae, nanti kau sakit. Kau tidak ingin membuat jungkook sedihkan jika tau kau sakit?” bujuk taehyung Jessica hanya mendengus masih enggan untuk berbalik menatap taehyung.

“sunbae—makan ne?”bujuk taehyung lagi dengan sedikit mengeluarkan aegyonya agar Jessica mau makan.

Jessica masih diam, masih enggan untuk menerima makannan dari taehyung. Taehyung pun juga sama ia hanya bisa terdiam sambil memikirkan cara agar Jessica mau menerima makanan darinya dan memakannya.

Tak lama kemudian Jessica duduk dan menatap taehyung dengan tatapan sendu. Memperlihatkan matanya yang membengkak dan wajahnya yang terlihat pucat dan kusut.

“a—apa aku bisa bertemu dengan nya lagi taehyung-ssi” tanya Jessica dengan wajah tampa ekspreksinya.

“n—ne.. tentu bisa sunbae, karna itu kau harus makan, lihat lah wajah mu, sangat pucat dan kusut, kau tentu tidak ingin nanti jungkook melihatmu yang seperti ini kan? Jadi, kau harus makan.” Jawab sekaligus bujuk taehyung.

“dari mana kau tau bahwa aku bisa bertemu dengannya lagi?” Tanya Jessica, taehyung tersenyum kikuk

“mm—ah ne, jungkook pernah bilang padaku, bahwa kau akan pergi ke America setelah sarjana, jadi kemungkinan besar kau akan bisa bertemu dengannya..”jawab taehyung

Jessica tersenyum tipis dan mengangguk mengisyaratkan ia mau memakan makanan yang dibawa taehyung, taehyung pun tersenyum puas dan mulai menyuapi Jessica dengan sop rumput laut yang dibawanya.

“taehyung.. sudah, aku sudah kenyang”ucap Jessica kembali terdengar lirih.

“kenyang?, kau baru makan 3 sendok sunbae..” sahut taehyung.

“taehyung, kenapa kau mau mengurusi ku?”

“hm—karna kau adalah orang yang sangat dicintai oleh sahabatku, jadi aku harus menjaga mu disini selama ia tidak ada, aku tau kau tidak punya siapa-siapa lagi disini sekarng, jadi biarkan aku yang akan menggantikan jungkook yang selalu melindungi mu dan menjagamu.”

“kau pemuda yang sangat baik, sama dengan jungkook, sahabatmu, kalu begitu berhenti memanggil ku sunbae, itu terdengar terlalu formal.

“baik lah, n—noona.”

&

&

Jessica melangkah keluar dari kamarnya, ia merasa sangat bosan dan lelah terus-terusan berdiam diri di kamar. Maka dari itu ia memutuskan untuk menonton tv di ruang tamu apartemenntnya. Namun saat baru selangkah keluar dari kamar, ia mendapati taehyung yang tengah berdiri dengan memakai baju seragam sekolah lengkap yang sedang mengangkat kaki kanannya di atas sofa dan tampak seperti sedang memperbaiki tali sepatunya.

“taehyung” ucap Jessica lalu berjalan mendekati taehyung. Taehyung yang merasa namanya dipanggilmitupun menurunkan kakinya dan tersenyum kikuk menatap Jessica.

“kenapa kau disini?, apa semalam kau tidur disini?”selidik Jessica

“ah, aniyo noona,saat ini aku tinggal di apartement bekas apartement jungkook, dan aku disini, karna aku mengantarkanmu ramen, di makan ne noona, ramennya ada di meja dapur, aku berangkat sekolah dulu ne, annyeong” ucap taehyung lalu berlari keluar dari apartment Jessica karna ia sudah hampir terlanbat.

Jessica hanya diam setelah mendengar ucapan taehyung, lalu iapun duduk di sofa dan menyalakan tv setelah taehyung pergi meninggalkan apartemntnya.namun ia mendengar suara pertiakaian di luar apartemntnya dengan samar, ia abaikan suara itu dan kembali focus terhadap layar tv.

&

&

Taehyung pov.

Aku berlari keluar dari apartement Jessica sunbae, eh maksudku Jessica noona. Namun saat baru sampai di luar ruangan apartement Jessica noona, aku terkaget karna sosok pria yang kini berdiri tepat di depan ku.

“Mencari siapa?”Tanya ku, ia terlihat menatap ku sinis.

“Siapa kau?, mana Jessica?, aku ingin bertemu dengannya.”jawab pria itu dengan nada sinis.

“anda siapa?, ada perlu apa dengan Jessica noona?, maaf, Jessica noona sedang sakit, dan tidak ingin di temui.”sahut ku, ia menggertakkan giginya kesal.

“Aku adalah namjachingunya, jadi biarkan aku bertemu dengannya! Dan jangan halangi aku!”ucap pria itu lalu langsung merobos masuk kedalam apartement Jessica noona. Aku hanya berdecak acuh tak acuh lalu kembali melanjutkan jalanku untuk berangkat ke sekolah.

 

Taehyung pov end.

Author pov.

Lelaki itu pun masuk kedalam apartement mewah milik Jessica tanpa salam, dan langsung mendapati sosok yeoja yang dicarinya yang sedang berbari di sofa sambil berkutik dengan sebuah remote tv di tangannya.

“Jess..” ucap pria itu, yeoja yang merasa namanya dipanggil itu langsung duduk dan sedikit memutarkan kepalanya untuk melihat sosok yang memanggilnya. Setelah mengetahui siapa orang yang memanggilnya, yeoja itu memicingkan matanya, menatap namja itu dengan tatapan sinis, dan taidak suka. Gadis itu berdiri disusul dengan kedatangan luhat di hadapannya.

“Ngapain kau kemari?!?”Tanya gadis itu masih dengan nada sinis nya.

“Jess,sejak kemarin aku mencarimu, dan tadi aku dengar kau sakit, jadi aku memutuskan untuk pergi dari kampus dan menjenguk mu disini.” Jawab pria itu

“Ck!,aku tidak butuh kehadiranmu! pergilah! Aku tidak ingin melihat muka mu lagi.” Sahut Jessica lalu memegang kepalanya yang tiba-tiba saja sakit. Ia sedikit tergoyah dan hampir jatuh, tapi untung ada Luhan yang segera menahannya, dengan memegang kedua bahu gadis itu.

“K—kau tak apa?, kau terlihat sangat pucat, apa kau belum makan?”Tanya pria itu khawatir. Namun yeoja itu kembali menegak kan berdirinya dan menepis tangan namja itu dengan kasar.

“Ku bilang pergi!, aku tidak butuh perhatianmu!”bentak Jessica lalu kembali memegang kepalanya yang berdenyut sakit, gadis itupun ambruk kedepan dan untung, ada Luhan yang menangkapnya.

“Jess—Jessica !!”ucap pria itu khawatir, sambil menepuk-nepuk pelan pipi yeoja itu. Gadis itu pingsan, namja itupun langsung membawanya ke kamar gadis itu. Setelah sampai, ia pun langsung menidurkan gadis itu di kasurnya. Setelah selesai ia duduk di pinggir kasur sambil menatap wajah gadis yang dicintainya dengan iba. Ia melihat wajah pucat dan kusut Jessica, dengan mata bengkak dan rambut yang acak-acakan, ia pun mengalihkan pandangannya pada sekumpulan tissue yang berserakan di lantai.

‘apa ia habis menangis?, apa ia menangis karna ulahku pada malam itu?’ Pikir namja itu lalu sedikit merapikan rambut Jessica yang acak-acakan dengan kasih sayang.

“Minanhae..mungkin kini kau sangat membenciku, namun aku tidak akan menyerah, aku akan membuatmu kembali ke pelukanku saranghaeo..” gumam pria itu lalu mengecup kening Jessica lembut.

&

Seorang gadis, membuka matanya dan mengedip ngedipkan matanya beberapa kali untuk memperjelas pandangannya, dan pandangan yang pertama kali ia lihat adalah, wajah seorang namja tampan yang sngat ia benci.

Gadis itu langsung duduk dan menatap sinis kearah namja yang tengah berdapa di sampingnya itu.

“Kau!! Dasar namja tidak tau diri!, kenapa kau masih disini?!? Bukankah aku sudah menyuruhmu pergi?”bentak Jessica lalu berdiri dan mendorong paksa pria itu untuk keluar dari kamarnya.

“pergikau! Namja brengsek yang tidak tau diri!” bentak yeoja itu lagi saat sudah sampai di depan kamar nya.

“Jess, kumohon, maafkan aku.. aku tau aku benar benar bodoh, tapi percayalah yeoja kemarin hanya menjebakku dan—.”

“Pergi! Aku tidak ingin mendengar ucapan bohong mu itu! Aku benar-benar muak melihat mu! Jadi lebih bak kau pergi sebelum keadaanku semakin buruk karnamu!”potong Jessica dan kembali mendorong namja itu untuk keluar dari apartementnya.

Namun saat berada di ruang tamu mereka di kagetkan oleh sebuah suara.

“Apa aku mengganggu?”Tanya pemilik suara itu terdengar polos. Seseorang itu berdiri sambil memegang 2 buah kantong pelastik yang berisi makanan

“Ta—taehyung.. tolong aku.. tolong singkirkan namja brengsek ini dari hadapan ku” ucap Jessica masih denga bersusah payah mendorong Luhan untuk keluar dari apartementnya. Tanpa omong panjang taehyung pun langsung membantu Jessica dengan menyeret namja tampan yang bernama luhan itu untuk keluar dari apartement Jessica, namun luhan menepisnya dan memilih untuk jalan sendiri keluar dari apartement Jessica, sementara Jessica, mendudukan dirinya di sofa dengan nafas yang agak menggebu-gebu. Tak lama kemudian taehyung pun datang dan mendudukan dirinya di samping Jessica lalu menyodorkan segelas air ke pada Jessica, Jessica pun menerimanya, dan meneguk air itu hingga habis.

“noona, aku tadi membelikanmu kimchi, dan gyeranppang, dimakan ne, aku tidak mau jika tidak sampai di makan seperti tadi, kau tau aku sudah harus bangun pagi-pagi sekali untuk membuatkan mu ramen, tapi, kau malah tidak memakannya sama sekali, jadi komohon kali ini habiskan makanan yang aku belikan untuk mu ne..”ucap taehyung lalu menyodorkan 2 buah kantong pelastik yang berisikan kimchi dan gyeranppang itu.

“Ah—mianhae Taehyung-ah, tadi aku tidak memakannya karna pria brengsek tadi, aku janji, kali ini aku akan menghabiskan makananmu.”sahut Jessica lalu menerima 2 plastik berisi makanan itu dan menyalinnya ke sebuah piring yang sebelumnya sudah di siapkan oleh taehyung di atas meja ruang tamu(bukan meja makan ya) .

“tidak, aku maunya, kau berjanji akan menghabiskan semua makanan yang ku berikan untuk mu.”

“Ne, aku jan—.”

“Satu lagi, kau harus berhenti untuk bersedih, sedih sepertinya, dan besok kau harus mulai kuliah, bukankah kau ingin cepat cepat lulus agar bisa ke America dan bertemu dengan jungkook?”potong taehyung. Jessica mengangguk lalu tersenyum dan menyuap kimchinya dengan sumpit.

“janji?”

“ne aku janji taehyung-ah.. hm.. kau mau?” ucap Jessica lalu menyodorkan sesumpit makanan ke bibir taehyung, taehyung pun mengangguk semangat dan menerima makanan itu masuk kedalam mulutnya yang disuapi oleh Jessica.

“eum—noona  apa kau punya adik perempuan?” Tanya Taehyung polos di sela-sela makan siangnya dengan Jessica .

“kkk~ memangnya kenapa eum?”

“Jika kau punya, tolong kenalkan padaku ne, ku lihat, kau sangat cantik, dan baik, aku rasa aku menyukai mu, jadi daripada aku merebutmu dari jungkook, jadi lebih baik aku dengan adik mu saja, itupun jika kau punya.”gumamnya dengan tatapan polosnya kearah Jessica, Jessica kembali terkekeh.

“Ne, aku punya dua adik perempuan yang pertama bernama Krystal Jung, ia berumur 17 tahun dan lebih muda 1 tahun di bawah mu, yang kedua bernama Jung SinB , ia kini berumur 16 tahun dan 2 tahun lebih muda di bawahmu, Krystal adalah adik yang paling dekat dengan ku, ia pandai memasak dan keashlian dan kelebihannya lebih banyak dari ku, ia itu sangat popular di sekolahnya, akan tetapi ia terlalu dingin sehingga semua pria akan takut mendekatinya. sedangkan sinB, ia tidak terlalu dekat dengan ku, karna ia adalah anak yang sangat pintar dan berprestasi di sekolahnya jadi ia terlalu sibuk dan lebih memilih tugas sekolahnya dibandingkan ngumpul dengan ku ataupun krystal, ia adalah anak yang sangat seru,hangat,heboh,pandai bergaul,dan sangat terbuka , tapi, jika sudah mendapat tugas, atau pun sudah ujian ia kan terlihat sangat pendiam dan kutu buku. Sifatku sangat mirip dengan krystal, tapi wajahku sangat mirip dengan sinB Jadi, kau akan pilih yang mana?”

“Eumm, aku sangat tertarik pada adik pertamamu yang bernama Krystal itu, tapi bagai mana bisa aku dekat dengannya?”Tanya taehyung menunjukan raut wajah kekecewaan.

“Kau, ikut saja dengan ku saat ke America nanti, dan akan tinggal di sebuah kontrakan punyaku, tapi tenang saja, untukmu, gratis, jadi kau tidak perlu mebayar”

“Jinja?? Ah, kau benar2 sangat baik..” ucap taehyung dengan senyum yang lebar dan mata yang berbinar-binar, Merka pun kembali melanjutkan makan siang nya dengan lahap.

  • tahun kemudian_

T O   B E   C O N T I N U E D __

Tada!! Author kombek! Pasti pada kangen  Yakan?? #Plak!
ini diaaa lanjutannya.. masih Absurd? ya aku tau..
panjang kan?? kalo masih kurang panjang gue civok lu😄 #dih, Author yadong!
kkk~ okelahh, thanks udah baca… semoga membaik dari chap sebelumnya..
Tengkyu,, Author pamit dulu,,😄 sampai jumpa dengan lanjutannya!!
Keep Waiting okeyy!!
H.U.L.I…. H.Y.L.I….
DONT FORGET L+C NYA!!
SIDERS? GAK VAROKAH IDUP LU COEG :v

by : @minminam (Kim Soo Neun / Jjk94_n)

22-10-2015😀

10 thoughts on “Find The Way (chapter 2)

  1. Kyaaaaaaaaaaa…… author……. ini sunggug bagus… aku dapat mendalami cerita ini….sungguh terharu….. AUTHORRR. USAHA LAGI…GOOD LUCK….Tapi aku berharap jessica dan jungkook akan kekal…

  2. Ksihan jessica d sakiitin dan d tinggal jungkook, gimana nntnya. Yg sbr sica. Pst jongkook balik ko

  3. hahaha suka bgt ff nya..tapi knpa kookie mlah pergi sih….huh smpah ni aku gemes sma hub kooksica d sni..klau nggak ada kookie trus sica eonni gmna dong?

    keep writing ya eon
    fighting

  4. Hyaaa…. Thor ini bener bener bagus…. Semangat thor buat ngetiknya aku cuma berharap supaya sica eon bisa cepet kete kookie oppa kekekekek :v

  5. iya amiin, semoga sica ketemu kookie, tapi alur ceritanya akan sedikikit diubah,, gimana ya?
    liat aja di chap selanjutnya,, dan nanti juga akan di beri tahukan kok.. masalah ‘alur yang akan diubah ini’
    mian..

    jangan kapok mampir di sini ya..
    makasih udah baca…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s